POJOKSATU.id - Pemain anyar Aura Fire, Yawi, telah mengungkapkan ketertarikannya untuk menghadapi dua roamer papan atas yang akan menjadi lawannya pada MPL ID S13 yang akan datang.

Seperti yang diungkapkan dalam acara Planet Esports Reborn pada hari Jumat (02/02/2024).

Meskipun sudah memiliki pengalaman pro scene Mobile Legends, Yawi sebelumnya bermain untuk tim Filipina, ECHO.

Namun kepindahannya ke Indonesia untuk bergabung dengan AURA Fire terjadi pada awal tahun 2024.

Baca Juga: Cegah Stunting dengan Program Makan Siang dan Susu Gratis, Masih Jadi Senjata Utama Prabowo di Debat Terakhir Capres

Sebagai pemain baru di tim, Yawi menyatakan antusiasmenya untuk menghadapi dua roamer tertentu di MPL ID S13.

Namun detail mengenai siapa kedua roamer tersebut masih menjadi misteri yang akan diungkap lebih lanjut.

AURA Yawi telah menyatakan keinginannya untuk menghadapi ONIC Kiboy dan RRQ Brusko dalam MPL ID S13 yang akan datang.

Saat ditanya tentang lawan yang diinginkannya untuk turnamen tersebut.

Baca Juga: SERU NIH, Festival Pecinan di TMII, Gratis! Hadirkan Barongsai Hingga Tari Kecak, Lengkap Kuliner Khas Imlek

Pemain asal Filipina ini menyebutkan keinginannya untuk berhadapan dengan Kiboy dari ONIC dan Brusko dari RRQ.

Alasan utama Yawi memilih kedua pemain tersebut berasal dari keyakinannya bahwa dia memiliki mekanika dan pool hero yang serupa dengan Kiboy, menjadikan pertarungan tersebut menarik.

Selain itu, menghadapi Brusko memiliki makna khusus bagi Yawi karena keduanya berasal dari Filipina.

Dia juga tertarik menghadapi tantangan dari seorang pemain RRQ, sebuah tim yang terkenal karena keunggulannya.

Baca Juga: Lima Smartphone Terbaik di Harga Rp1 Jutaan yang Dirilis di Indonesia pada Januari 2024

"Kiboy dan Brusko. Gua pikir Kiboy karena mekanik dia sama kayak gua, dan hero poolnya juga sama.

Kalo Brusko karena dia dari PH dan RRQ, soalnya RRQ itu tim jago," ucap Yawi.

Dengan pengalaman dan keterampilan yang cukup, Yawi memiliki potensi untuk meningkatkan performa Aura Fire, memungkinkan mereka bersaing di level atas dan membuat kemajuan di tingkat internasional.

Kehadirannya diharapkan membawa perubahan signifikan dalam performa tim, terutama setelah musim sulit mereka di MPL ID S12.

Di mana mereka berada di posisi paling bawah klasemen.***