POJOKSATU.id, PEDANGDUT Inul Daratista tak kenal lelah mengkritisi rencana kenaikan pajak hiburan. Minggu, 14 Januari 2024, istri Adam Suseno itu mengunggah keluh kesahnya tentang hal yang lagi viral itu.

Inul Daratista mengkritikan kenaikan pajak hiburan dengan menyebut fenomena yang ada di Jakarta, dimana yang kaya akan menjadi tambah kaya begitu sebaliknya.

"Sejauh mata memandang memang benar Jakarta ini kejam, yang kuat makin berjaya, tujuh turunan akan habis, mati juga enggak dibawa. Tapi mencari duitnya kok buat kita rekoso banget. Beda sama yang banyak koneksi dan main belakang," tulis Inul Daratista.

Baca Juga: Roby Geisha Protes Momo Nyanyikan Lagu Ciptaannya di Luar Band, Tuding Ada Oknum Ambil Keuntungan Pribadi

Pengusaha karaokoe ini menyebutkan kalau tidak takut dosa bisa saja curang demi kesuksesan usahanya. Namun, beruntungnya tidak.

"Kalau enggak ingat dosa, mau juga sih tua makmur meski cair duitnya haram, sayangnya Allah memilih saya jadi orang baik meski kadang jadi orang baik ternyata harus kuat mental," ungkapnya.

Di satu sisi, Inul tak menampik suka iri melihat bisnis orang lain yang bisa moncer dengan omset triliunan padahal baru dua tahun berdiri.

"Kira-kira bayar Pajaknya aman apa diamankan ya," sentilnya.

Baca Juga: Cerita Inara Rusli saat Memutuskan untuk Menutup Aurat, Berawal dari Liburan di Lombok hingga Jual Baju Mininya demi Membeli Hijab

Pun, dia menyindir ada juga baru jadi anggota parlemen sudah naik Mercy. "Mobil ada 10 macam-macam, dari ujung kaki sampai sirah brandid semua. Saya punya aja belinya pakai cicilan satu tahun beli barang merek pakai instalment," tuturnya.

"Mikir kalau beli los dol karyawanku iso enggak gajian. Untung ada penghasilan sampingan nyanyi dll," tukasnya.

Dia menguak fakta di kawasan mewah di Pondok Indah, bahwa banyak yang rumahnya dijual karena tidak sanggup membayar pajak.

Baca Juga: Kocaknya Anak Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar saat Ditanya Capres Pilihannnya, Persis Sistem Zonasi

Dengan ini, maka Inul Daratista memastikan pemerintak tidak pro rakyat. "Yang duite banyak bodoh amat lihat kita nangis darah. Sampai benaran naik nih pajak, kalian bukan wakil rakyat, tapi pembunuh rakyat," pungkas Inul Daratista. ***