POJOKSATU.id, LIMA bulan setelah meninggalnya Sinead O'Conner, penyebab kematian penyanyi Irlandia itu berhasil diungkap.
Pihak pengadilan bagian Selatan London menjelaskan Sinead O'Conner yang meninggal dunia pada 26 Juli 2023 itu disebabkan penyebab alami (natural cause).
Dengan ini, maka pihak pengadilan resmi menghentikan pengungkapan kasus kematian Sinead O'Conner.
Penyebab kematian penyanyi 56 tahun itu berdasarkan pernyataan resmi dari pengadilan, pada Selasa waktu setempat, 9 Januari 2024.
Baca Juga: Dua Tahun Berpisah, Lisa Bonet Resmi Gugat Cerai Jason Momoa
Meninggal karena penyebab alami biasanya faktor eksternal dikesampingkan. Artinya yang bersangkutan meninggal tidak dibunuh, tidak mengalami kecelakaan, atau over dosis obat. Dimana, menghembuskan nafas terakhir karena penyakit.
Seperti diketahui, Sinead O'Connor ditemukan tidak sadarkan diri di rumahnya di London.
Keesokan harinya, pernyataan yang dibagikan di situs web Pengadilan Koroner mencatat bahwa "kematian Sinéad O'Connor di Lambeth telah diberitahukan kepada Pemeriksa" dan "tidak ada penyebab kematian medis yang diberikan."
Menurut catatan tersebut, petugas pemeriksa mayat memerintahkan dilakukannya otopsi.
Baca Juga: Kesal Dijodoh-jodohkan dengan El Rumi, Fuji Ultimatum Shipper 'Elji' : Stop Kalian Halu!
O'Connor sangat dikenal di era 1990-an dengan merilis single "Nothing Compares 2 U," yang terjual jutaan kopi di seluruh dunia.
Lagu hit Prince yang dibawakannya mendapatkan nominasi Record Of The Year, penampilan vokal pop wanita terbaik dan Grammy Award untuk video musik terbaik, bentuk pendek di Grammy 1990.
Sebelum kematiannya, O'Connor merilis 10 album, yang terbaru adalah I'm Not Bossy, I'm the Boss pada tahun 2014.
O'Connor lahir di Dublin pada 8 Desember 1966, dan merupakan anak ketiga dari lima bersaudara yang lahir dari pasangan John, seorang insinyur dan pengacara, dan istrinya Johanna.
Setelah menjalani pendidikan yang sulit, penyanyi ini berjuang dengan masalah kesehatan mental sepanjang hidupnya.
Sinéad O'Connor meninggal dunia terjadi setelah 18 bulan putranya, Shane (17 tahun) bunuh diri pada Januari 2022.
Sebelum meninggal, penyanyi yang mualaf pada 2018 dan mengganti namanya jadi Shuhada Sadaqat itu sempat dirawat karena depresi kehilangan putranya. ***

