POJOKSATU.id, MUSISI Fiersa Besari kecewa atas respon netizen perihal video dirinya yang tak dikenal orang, hingga diminta jadi tukang foto dan bukannya diminta foto.
Fiersa Besari menjelaskan mengunggah video diminta jadi tukang foto oleh penumpang begitu turun dari pesawat, awalnya hanya sekadar lelucon.
Fiesra Besari tak menyangka, netizen menganggapnya serius dan malah mencapnya negatif hingga menyebutnya artis tak dikenal.
Dari video itu, Fiersa yang berjalan bersamaan dengan beberapa orang diminta untuk fotoin mereka di lokasi. Mereka tidak sadar bahwa pria yang mereka minta tolong itu seorang artis.
Baca Juga: Egy Maulana Vikri untuk Jadi Nakhoda yang Baik, Umi Pipik : Jika Kapalmu Goyang, Saling Berpeganglah
"Wah narasinya jadi kemana-mana ya, padahal seperti yang tertera di caption, itu sebatas kalimat 'boleh minta foto? Alias, saya kegeeran karena berpikir keluarga tersebut mau minta foto bareng saya, padahal mau minta difotoin," jelasnya di Instagram Story-nya.
"Sebatas lucu-lucuan, tapi media sosial memang rentan dengan segala kejulidan. Sampai ada yang bilang enggak terkenal segala. Padahal intinya bukan itu," jelasnya.
Lantaran banyak orang yang mendadak merendahkannya gegara video postingannya itu, Fiesra pun memilih memamerkan prestasinya di bidang musik selama ini.
"Saya juga sadar kok enggak begitu kenal orang lain. Tapi ya sudah dalam kesempatan ini ijinkan saya pamer prestasi," sebutnya.
Dia turut mengunggah momen dirinya menerima penghargaan di bergai acara musik. "Halo saya Fiersa Besari, tahun 2019 sempat mendapatkan Ikapi Awards sebagai penulis pendapatang baru terbaik. Itu saya yang palinng ujung kiri, yang mirip mamang cilok," ungkapnya.
"Tidak tahu Ikapi? Baik, bagaimana dengan Billboard Indonesia Music Awards tahun 2020? Saya menang sebagai penyanyi pria terbaik," tegasnya.
Pada akhirnya, Fiersa Besari menekan bahwa tidak ada satupun prestasi sepenting itu. "Karena ketika berpulang nanti, yang bisa menyelamatkan diri kiri hanyalah amalan semasa hidup," tegasnya.
Baca Juga: Anies Tanya ke Ganjar Soal Penanganan Kasus KM 50, Jawabannya Tak Jelas, Pengacara HRS Komentar Gini
pun, dia juga menegaskan hal normal untuk tidak selalu mengenal orang lain. "Satu hal lagi tidak semua orang di dunia ini harus kamu kenal. dan itu enggak apa-apa," pungkas Fiesra Besari. ***

