POJOKSATU.id, AKTRIS Melissa Barrera angkat bicara usai dirinya dipecat dari pemeran utama proyek film Hollywood 'Scream VII'. Pemecatan ini merupakan dampak dirinya menyatakan dukungan terhadap Palestina lewat media sosial.
Sehari setelah pemecatan tersebut, Melissa Barrera muncul di akun Instagram-nya dan mengunggah pernyataan resmi soal didepaknya dari film 'Sream VII'.
Melissa Barrera memastikan tidak takut apalagi mendadak diam soal Palestina, meski dipecat dari proyek fim 'Scream VII'.
"Pertama dan terpenting, saya mengutuk Anti-Semitisme dan Islamofobia. Saya mengutuk kebencian dan prasangka apa pun terhadap sekelompok orang mana pun," tulis Barrera, Kamis, 23 November 2023.
Baca Juga: Daftar Lengkap Year End Billboard Charts 2023 Member BTS, Jimin Paling Banyak Entri
Dia menegaskan sebagai orang Latin, yaitu Meksiko merasa bertanggung jawab untuk memiliki platform yang memberikannya hak istimewa untuk didengarkan.
"Dan oleh karena itu saya mencoba menggunakannya untuk meningkatkan kesadaran tentang isu-isu yang saya pedulikan dan untuk memberikan suara saya kepada mereka yang ada di sana dan membutuhkan," jelasnya.
Melissa menambahkan, setiap orang di muka bumi ini, tanpa memandang agama, ras, etnis, gender, orientasi seksual, atau status sosial-ekonomi, berhak atas persamaan hak asasi manusia, martabat, dan kebebasan.
"Saya yakin sekelompok orang bukan milik mereka. Kepemimpinan, dan tidak ada badan pemerintahan yang kebal dari kritik. Saya berdoa siang dan malam agar tidak ada lagi kematian, tidak ada lagi kekerasan, dan untuk hidup berdampingan secara damai," sebutnya.
Di penghujung postingannya, Melissa Barrera menegaskan akan terus bersuara, karena diam bukan pilihannya. "Diam bukanlah pilihan bagi saya," tegasnya.
Sebelumnya, dia membuat postingan tentang Gaza saat ini diperlakukan seperti kamp konsentrasi.
"Mengumpulkan semua orang, tanpa tujuan, tanpa listrik, tanpa air… Masyarakat tidak belajar apa pun dari sejarah kita. Dan seperti sejarah kita, orang-orang masih diam-diam menyaksikan semua hal terjadi. INI ADALAH GENOSIDA & PEMBERSIHAN ETNIS," tulisnya.
Kemudian, Juru bicara Spyglass, perusahaan di balik waralaba Scream, mengeluarkan pernyataan.
"Kami tidak menoleransi antisemitisme atau hasutan kebencian dalam bentuk apa pun, termasuk referensi palsu tentang genosida, pembersihan etnis, distorsi Holocaust, atau apa pun yang secara terang-terangan melanggar batas dan menjadi ujaran kebencian," jelas mereka.
Spyglass diperkirakan akan mengkalibrasi ulang rencana proyek film Scream VII tersebut setelah pemecatan Melissa Barrera. ***

