POJOKSATU.id - Ibu Indah Permatasari, Nursyah kerap menjadi perbincangan warganet.
Hal ini disebabkan karena dirinya sering joget saat melakukan siaran langsung atau live di TikTok.
Karena itu, Nursyah sering mendapat hujatan. Bahkan ada warganet yang mengatakan bahwa ibu Indah Permatasari tersebut stres.
Nursyah merasa kesal ketika diserang dengan komentar negatif saat melakukan live di TikTok pada Minggu (15/10/2023).
Baca Juga: Bantah Umrah Dibiayai Putrinya, Ibu Indah Permatasari Akui Ogah Doakan Arie Kriting di Tanah Suci
Ia merasa heran dengan warganet yang terus menghujatnya di media sosial.
Menururnya, jika mereka tidak suka dengan apa yang ia lakukan, seharusnya mereka menjauh darinya.
Namun, justru sebaliknya, warganet terus mengganggu dan mengkritiknya.
"Orang kalau tidak suka itu menjauh. Kalian ini tidak suka sama saya tapi nikmatin joget-joget saya, ngaji saya," ungkap Nusyah.
Nursyah cukup aktif melakukan siaran langsung di TikTok dalam waktu luangnya.
Selama siaran langsung, dia melakukan berbagai aktivitas, termasuk mengaji, berjoget, dan menyanyi.
Nursyah juga membagikan jadwal kontennya selama siaran langsung.
Dia mengaji setiap Senin, Selasa, dan Rabu, sementara pada akhir pekan dia lebih fokus membagikan konten hiburan.
"Sabtu-minggu saya harus bahagia, saya harus joget-joget, jungkir balik urusan saya yang penting saya membahagiakan orang, membahagiakan diriku," lanjut Nursyah.
Nursyah lantas menegur warganet yang mengucapkan istigfar di kolom komentarnya.
Ia menyarankan agar mereka mengucapkan secara lisan daripada hanya meninggalkan komentar tersebut di kolom komentar.
Baca Juga: Arie Kriting Belum Dapat Restu dari Mertua, Indah Permatasari Tetap Belikan Tanah untuk Ibunya
"Kenapa kau istigfar, untuk dirimu jangan tulis di situ (kolom komentar)," tegur Nursyah.
Merasa emosi dengan komentar negatif warganet, Nursyah mencoba untuk mengalihkannya dengan bersolawat.
Tetapi upayanya diganggu oleh warganet yang terus menghujatnya melalui kolom komentar.
Akhirnya, Nursyah memutuskan untuk memblokir warganet yang telah menghujatnya.
Ia berpendapat bahwa tindakan warganet tersebut mungkin disebabkan oleh rasa iri.
"Yang kurang ajar ini iri, iri. Tapi ya sudahlah. Saya mengaji katanya salah, saya joget gila, stres, tapi mereka nikmatin," kata Nursyah.
"Namanya iri, jahat ini. Kalau ada yang kurang ajar saya akan hapus, aku blok," pungkasnya.
Tidak hanya itu, Nursyah juga memarahi dan meminta agar para haters memeriksakan diri ke psikiater.
"(Haters) orang-orang kotor itu, nggakpapa. Kalian periksa ke pskiater kau," tutup Nursyah.***

