POJOKSATU.id, PENYANYI Justin Bieber mendapat kritikan tajam di media sosial, setelah postingan di Instagram Story-nya mendukung Israel. Bukan hanya itu yang disorot, melainkan dia menggunakan foto rumah warga Palestina di Gaza yang luluh lantak akibat serangan tentara Israel.

Justine Bieber dituding melakukan propaganda terhadap ada yang sedang terjadi, dengan mengklaim kehancuran rumah warga Palestina sebagai kediaman Israel yang diserang Hamas.

"Pray for Israel," tulisnya pada Kamis, 11 Oktober 2023. Kemudian, sadar atas apa yang dibuatnya salah. Dia menghapus postingannya dan menggantinya dengan tulisan 'Pray for Israel' tanpa gambar.

Baca Juga: Pamer Foto dengan Ko Apex di Instagram, Ngaku Ponselnya Dibajak, Dinar Candy : Aku Dalam Tawanan

Pada postingan selanjutnya, dia mengutarakan sikapnya terhadap apa yang terjadi dengan pertempuran Hamas dan tentara Israel.

"Sungguh menyakitkan untuk kedua kubu teman-teman Israel dan Palestina. Menjahatkan semua Palestina dan Israel bagiku tidak tepat. Aku juga tidak tertarik memilih salah satu kubu, tapi aku tertarik untuk memihak ke keluarga yang telah diambil secara brutal dari kita," tulisnya.

Sementara itu, di Twitter postingan Justin Bieber yang mengunggah foto reruntuhan Gaza sebagai gambaran hancurnya pemukiman Israel viral.

Akun @spongebobDCOM misalnya, mengutuk para selebriti yang terkesan sengaja melakukan itu. Karena sebelum Justin Bieber ada artis Hollywood Jamie Lee Curtis, melakukan hal yang nyaris serupa.

Baca Juga: Ajak Stefan William Move On, Celine Evangelista : Tunjukin Aja Perhatian ke Anak-anak

Dimana dia mengunggah foto anak-anak Palestina yang melihat aksi bom Israel dibuatnya sebagai derita anak Israel. Jamie juga sudah menghapus postingan itu begitu dikritik netizen.

"Can American celebs shut up please (bisakah selebriti Amerika diam, tolong)," tweet-nya.

Seperti diketahui, selain Justin Bieber, ada Kylie Jenner yang lebih dulu disorot aksinya membela Israel. Mereka dibully karena selama ini diam saat Palestina bertahun-tahun mengalami kekejaman Israel, namun mendadak peduli begitu Hamas melakukan serangan dadakan ke Israel. ***