POJOKSATU.id, NIKITA MIRZANI mengatakan akan menerima putrinya, Lolly, jika ingin pulang ke Indonesia. Namun, dia memastikan tidak ingin tinggal serumah lagi dengan putrinya itu.

Nikita Mirzani bukan tanpa alasan mengungkapkan hal itu. Baginya, setelah semua yang terjadi, dia merasa putrinya itu akan jadi pengaruh buruk buat dua putranya yang saat ini tinggal dengannya.

"Sekarang ketakutan aku ketika dia balik, dua anak aku ini gimana, takutnya di-brainwash (dicuci otak)," ujar Nikita Mirzani, dilansir Pojoksatu.id dari YouTube Melaney Ricardo, Selasa, 12 September 2023.

Dia mengatakan apa yang sudah disampaikan Lolly tentang dirinya dan bagaimana dia diperlakukan selama di Indonesia tak sepenuhnya benar.

Baca Juga: Gelar Fanmeeting di 8 Negara, Ini Jadwal Lee Junho Jumpa Fans Indonesia

Nikita mengatakan Lolly anak yang baik di depannya, namun akan berubah jika di belakang itu. Semisal, banyaknya asiten rumah tangga (ART) yang keluar dari rumah mereka, karena tak tahan dengan perlakukan remaja 16 tahun itu.

"Dia kalau di depan aku, she is a nice girl. Kalau aku enggak ada, semua dimaki," ungkapnya.

Sebelum sekolah di London, Nikita tak menampik dirinya pernah memukul Lolly, namun Lolly di media sosial tak menjelaskan kenapa dia dipukul. Ini yang membuat netizen mencap Nikita sebagai ibu yang buruk.

"Betul aku pernah pukul Lolly, tapi dia tidak mnjelaskkan kenapa dia dipukul (ke media). Ini aku to be honest, kalau dia pulang aku terima. Tapi tidak akan tinggal satu rumah," sebutnya.

Baca Juga: Sukses Kalahkan Pamela Safitri, Dinar Candy Tantang Rematch Nikita Mirzani, Langsung Dijawab 'Ok'

"Aku takut anak aku di-brainwash. Terserah aku enggak mau tahu, aku enggak mau dua anakku (Arkana dan Azka) hatinya lembut," tegasnya.

Nikita mengatakan sejatinya saat ini, dirinya sudah cuek dengan apapun yang Lolly lakukan alias sudah mengikhlaskann putrinya.

Sebelum memutuskan untuk mengikhlaskan Lolly, sudah diadakan rapat dengan keluarga besar. Sebagai ibu, dia merasa telah melakukan apa yang sepatutnya dilakukan.

"Pas heboh-hebohnya kita rapat keluarga, aku nangis, aku bilang aku salah apa. Karena keluargaku tahu bagaimana aku membesarkan anak-anakku tanpa bantuan duit dari siapapun, ya mereka menyabarkan aku. Akhirnya keluar omongan 'ya udah kita ikhlaskan'," ujar Nikita.

"Terserah mau ngapain dia, karena setiap hari kerjaannya Live di TikTok, omongannya melenceng," sambungnya.

Baca Juga: Kim Taehyung Kenang Momen Kelam 2018 Bersama BTS, Berhasil Bangkit Lewat Pesan Indah dari Suga

Nikita menegaskan apapun yang diucapkan Lolly, sebagian besar kebohongan. "Sedih tapi omongan dia, semua yang dikeluarkan dari omongan Lolly enggak ada yang benar," tukasnya.

Dia menguak fakta bahwa sudah tiga kali dikerjain Lolly saat rencana balik ke Indonesia. "Aku sudah belikan dia tiket, aku sampai dikerjain tiga kali sama dia. Waktu itu sebelum keluar video dia mabukan, dia harusnya mau pulang, dia sudah ngomong tiba-tiba kabur dari asrama, dua hari kemudian keluar mabuk-mabukan," ungkapnya.

Karena itu tiket terpaksa 'hangus'. Kemudian Nikita membeli tiket lagi dan nasibnya sama. "Yang ketiga aku belikan tapi aku open sampai satu tahun ke depan. Dari hati kecilnya itu anak mau pulang banget, itu anak enggak bisa susah, dia bilang mau hidup sederhana bulllsh*t," bebernya.

Baca Juga: Fuji Akui Punya Pacar Pemain Bola, Tak Dapat Restu dari Gala Sky

Nikita merasa sudah berusaha merangkul Lolly, namun memang komunikasi mereka tidak berjalan baik. Keduanya bahkan sudah lama tak saling berhubungan.

"Aku sudah whatsApp segala macam, tapi diblok, semua akses aku diblok," tegasnya.

Nikita mengatakan hatinya sudah terlanjur terluka, dan sempat mengutarakan hal ini ke ustaz. "Aku enggak ingat-ingat (Lolly saat ini) karena terlalu sakit, itu kekurangan aku. Biasa aja, numb (mati rasa soal Lolly). Aku ngomong sama ustaz, aku ikhlaskan," sebutnya.

"Naudzubillah min dzalik terjadi apa-apa di sana (London) ya aku tinggal ambil aja mayatnya, separah itu aku sudah. Bukan karena aku jahat, itu pilihan hidup dia," beber Nikita Mirzani. ***