POJOKSATU.id, KONTROVERSI Kim Namjoon atau RM yang dicap Islamophobia, karena postingan lagu 'Bad Religion' Frank Ocean, terus berlanjut. Setelah, leader BTS itu ogah meminta maaf.

Perkara RM BTS ogah meminta maaf inilah yang diyakini membuat kasus ini berlarut-larut. Bahkan, kini jumlah follower Instagram sang rapper terus turun. Dari 45,2 juta, kini 44,9 juta.

Influencer dan TikToker Indah Asmigianti mengemukakan pandangannya. Dia menilai bahwa RM BTS harus bisa mengambil langkah teraman yaitu minta maaf, terlepas dia salah atau tidak.

Indah Asmigianti tak ingin ikut berdebat soal makna lagu 'Bad Religion' Frank Ocean. Namun dia menyoroti tentang ketika seorang influencer, idol berbuat sesuatu dan ada yang tersinggung maka selaiknya minta maaf.

Baca Juga: Cuaca Panas Ekstrem, Belasan Penonton Konser Snoop Dogg Dilarikan ke Rumah Sakit

Terlebih untuk sekelas member BTS, yang pengaruhnya sangat global. Apapun yang diposting di media sosial akan jadi sorotan dan trending.

Pun, ada semacam branding selebriti Korea untuk meminta maaf atas kabar atau postingan sensitif.

"Kalian tahu enggak, kenapa banyak idol yang dituntut minta maaf setelah melakukan sesuatu, mereka memakai sesuatu, mengatakan sesuatu yang sensitif?," ujarnya dilansir dari akun TikTok-nya, @indahasmigiantii, Rabu, 23 Agustus 2023.

Indah mengatakan ada satu drama Korea berjudul 'Celebrity' yang mengemukakan betapa besarnya dampak seorang idol bagi fansnya.

Baca Juga: Wika Salim Nangis, Sedih Dicap Artis Tanpa Prestasi dan Cuma Modal Goyang

"Kalian akan tahu bahwa apapun yang dipakai atau diposting influencer, dampaknya luar biasa ke pengikutnya, karena pengikutinya bisa ikutan tanpa mereka memfilter sebelumnya, tanpa mengecek itu bagus apa enggak, mereka akan ikut. Kebanyakan tapi engak semua," jelasnya.

Khusus, di kasus RM BTS, Indah pun meyakini persoalan ini tidak harus sampai berlarut-larut membuat perang antar ARMY-fans BTS, yang pro atau kontra dengan RM, atau war dengan K-Popies.

"Di kasus RM ini sebenarnya simpel kalau PR-nya (humasnya agensi) mau bergerak luar biasa, minta maaf aja, done. Salah enggak salah dia harus minta maaf. Karena bagaimanapun dia sudah menyakiti banyak fans muslim dia," ungkapnya.

Indah pun merespon jika ada ARMY yang menyebut mengapa RM harus minta maaf, sedangkan bukan dia yang menulis lagu melainkan Frank Ocean.

Baca Juga: Resmi Tunjuk Pengacara, Denny Sumargo Segera Polisikan DJ Verny Hasan

Indah mengambil contoh beberapa kasus idol Korea. Diantaranya Chaeyoung TWICE yang meminta maaf karena memakai baju lambang swastika. Juga Giselle aespa yang minta maaf karena menyanyikan lagu 'Love Galore' milik SZA. Dimana di dalamnya ada kata rasis 'N'.

"Si Chaeyoung juga bukan yang buat baju, dia yang makai. Mungkin juga itu dipakain sama sylist dia, tapi minta maaf kan. Si Giselle dia menyanyikan ulang lagu bukan pemilik lagunya juga, dia minta maaf, karena apa? Sudah menyakiti fansnya dia," bebernya.

Indah yang terkenal dengan konten video dari Ome TV dari berbagai negara ini mengatakan hal yang sama harusnya dilakukan RM.

"Aku jelaskan dari sisi influencer, kenapa satu story dampaknya luar biasa. Kalau dari sisi dia kan enggak salah kenapa harus minta maaf, sebenarnya karena itu branding per-Kopan dari jaman dulu," tuturnya.

Baca Juga: Single 'Seven' Jungkook BTS Dituding Plagiat dari Lagu 'Time of Mask', Begini Klarifikasi BigHit Music

"K-Pop is perfect, orang jatuh cinta aja minta maaf, orang menikah saja minta maaf padahal nikah itu ibadah, kayak kasus Chen (EXO) aja minta maaf. Dia takut berita pernikahan dia menyakiti fansnya," jelasnya.

Pun, dia melihat respon RM saat desakan dirinya apologize to muslim trending, tidak selayaknya. Ini terkait berbagai postingan story-nya yang mengungah gambar sapu, sampah dan wallpapr casing ponsel bertuliskan f*ck.

Meski bisa jadi itu bukan untuk tanggapannya soal kasusnya yang trending, tapi karena diunggah di waktu sedang heboh, maka dikaitkan.

"Jadi sebenarnya salah enggak salah minta maaf dulu deh. Tapi dia malah memposting sesuatu di story kayak gitu. Dan bagi sebagian orang (yang pro) itu dianggap 'ulti' 'savage'. Itu savage-nya darimana, bagi aku itu arogan," bebernya.

Baca Juga: Cinta dan Tragedi di Balik Hubungan Mikasa dan Eren Dalam Kisah Anime Attack on Titan

Dia juga menampik kalau ada ARMY yang berpendapat bisa saja RM tidak mengetahui postingannya trending.

"Kalian bilang siapa tahu RM enggak tahu kasus ini, enggak tahu kalau menyakiti orang lain. Enggak mungkin enggak tahu, idol sebesar itu dia punya manajer, PR, segala macam yang bakal ngasih tahu, 'ini loh lo lagi hapening kayak gini," ujarnya. ***