POJOKSATU.id, FOTOGRAFER ternama Rio Motret terseret dalam kasus dugaan pelecehan finalis Miss Universe Indonesia. Bahkan, dia dituduh sebagai oknum yang telah memfoto para finalis tanpa busana.
Ini terjadi lantaran, Rio Motret mundur dari jabatan Visual Director Miss Universe Indonesia atau Direktur Visual Miss Universe Indonesia, di tengah kehebohan kasus pelecehan tersebut.
Padahal, menurut Rio, dia bukan mundur, melainkan kontraknya telah habis. Hingga, mengucapkan salam perpisahan lewat akun Instagram-nya beberapa waktu lalu.
"Per 30 Juli (kontrak) sudah habis. Dengan grand final (Miss Universe Indonesia) tanggal 3 (Agustus) gua tetap lanjutin (kerjaan), ngurusin macam-macam. Kemudian setelah selesai acara menyatakan terima kasih karena acara selesai, tanpa ada unsur provokatif. (Tiba-tiba) ramai komentar," ujarnya di YouTube Deddy Corbuzier, Kamis, 10 Agustus 2023.
Setelah membaca komentar netizen di postingannya, dia baru sadar ikut tertuduh sebagai orang yang melecehkan para finalis. Lantaran statusnya selama ini dikenal sebagai fotografer.
Padahal, menurutnya, saat kejadian itu dirinya tidak tahu menahu. Dia ada di lokasi, namun di lantai dua mengerjakan tugasnya.
Dan, dia sama sekali tidak turun tangan dalam pemotretan berdalih body checking itu.
Dia menduga dirinya diserang dan sengaja dituduh karena dirinya tidak lagi bergabung ke Miss Universe Indonesia.
Baca Juga: Tak Membantah Jalin Hubungan dengan Ririn Dwi Ekawati, Jonathan Frizzy : Pokoknya Doain yang Terbaik
"Dianggap dengan gua keluar, yang dituduhkan orang yang keluarkan. (Pemegang Lisensi Miss Universe Indonesia) ia menyelamatkan di COO (yang diduga meminta para finalis buka baju saat body checking)," jelasnya.
"Mentang-mentang nama gua Rio Motret, kenapa gua yang diframing pelaku, mentang mentang gua habis kontrak. Sampai gua buat statemen marah-marah (di medsos membantah)
Rio Motret sendiri mengakui prosedur body checking yang diberlakukan ke finalis Miss Universe Indonesia sangat aneh.
Dia mengatakan kalaupun mau body checking biasanya sesama perempuan tanpa ada laki-laki apalagi sampai difoto.
Baca Juga: Nisya Ahmad Bantah Dipaksa Sang Kakak Raffi Ahmad untuk Terjun ke Politik
"Selama ini body checking sesama perempuan dan dilukis bukan difoto," sambungnya.
Dari kasus ini, Rio Motret berpesan agar para model atau anak muda yang ingin ikut Miss Universe tidak kapo.
"Aware (hati-hati) boleh, ini sutau pengetahuan bahwa di dalam dunia pageant bisa terjadi pelecehan dan penyimpangan seperti ini. Ini jadi pelajaran juga buat adik-adik yang ikut di tahun tahun depan," jelasnya.
Dia meminta ketika pelecehan terjadi harus berani bersuara dan membela harga diri.
Baca Juga: Tak Diizinkan Ketemu Anak Selama 7 Bulan, Ibu di Ciputat Laporkan Mantan Suaminya ke Polisi
"Jangan takut untuk marah, untuk say no untuk dilecehkan. Kalau lu merasa ini tidak nyaman, marah aja. Kalau lu harus didiskualifikasi demi harga diri lu, keluar. Upoad aja di IG," ungkapnya.
Dengan kasus dugaan pelecehan finalis Miss Universe Indoesia yang telah masuk ranah polisi, dia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.
"Goalnya ini harus dibuat efek jera," pungkas Rio Motret. ***

