POJOKSATU.id - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil menembus jajaran 10 besar kampus terbaik di Indonesia versi Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027.

Dalam daftar terbaru tersebut, UIN Malang berada di posisi ketujuh Indonesia dengan peringkat global 1.201-1.400.

Capaian ini sekaligus menempatkan UIN Malang sebagai salah satu dari hanya dua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang masuk 10 besar nasional.

THE WUR 2027 mencatat 84 perguruan tinggi di Indonesia dalam pemeringkatan dan pemantauan.

Baca Juga: Rincian UKT UIN SMH Banten 2026/2027 Tiap Prodi, dari Rp400 Ribu sampai Rp5 Juta-an, Paling Sesuai dengan Kondisi Mahasiswa

Sebanyak 42 perguruan tinggi berstatus “Ranked”, sedangkan 42 lainnya berstatus “Reporter”.

Status “Ranked” menunjukkan perguruan tinggi memperoleh peringkat dunia dalam THE WUR.

Sementara status “Reporter” diberikan kepada institusi yang masuk dalam cakupan pemeringkatan, tetapi belum memenuhi kriteria untuk memperoleh peringkat dunia.

Rektor UIN Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM, CRMP, menyebut capaian tersebut menjadi salah satu gambaran perkembangan kinerja kampus.

“Capaian ini tentu patut kita syukuri. Masuk dalam 10 besar perguruan tinggi di Indonesia versi Times Higher Education World University Rankings 2027 bukanlah tujuan akhir, tetapi menjadi salah satu cermin untuk melihat sejauh mana kinerja perguruan tinggi kita terus berkembang,” ujar Ilfi, dikutip dari laman resmi UIN Malang, Minggu (4/10/2026).

Baca Juga: Kritik Pedas Guru Besar Hukum UIN Cirebon: Regenerasi Polri Jangan Dimatikan

UIN Malang Jadi PTKIN Terbaik Kedua
Dari 10 besar kampus terbaik Indonesia versi THE WUR 2027, hanya terdapat dua PTKIN.

UIN Malang menempati posisi kedua di antara PTKIN, setelah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berada di peringkat kedua Indonesia dengan posisi global 801-1.000.

Capaian tersebut memiliki kaitan dengan sejarah UIN Malang. Kampus ini bermula dari Fakultas Tarbiyah Malang yang didirikan pada Oktober 1961 sebagai cabang dari IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

UIN Malang kemudian resmi berdiri secara mandiri pada 21 Juni 2004.

“Secara historis, UIN Malang juga memiliki akar sejarah dari IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,” kata Ilfi yang akrab disapa Bunda Rektor.

Ilfi menegaskan, capaian dalam THE WUR 2027 tidak boleh membuat UIN Malang berhenti meningkatkan kualitas.

Kampus akan terus didorong untuk memperkuat produktivitas riset, publikasi dan sitasi, kolaborasi internasional, mutu pembelajaran, hingga hilirisasi dan kemitraan.

Baca Juga: UIN Sunan Gunung Djati Bandung Pimpin PTKIN dengan Jurnal Scopus Terbanyak, 78 Persen Masuk Kuartil Q1

“Bagi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, capaian ini bukan alasan untuk berhenti. Justru menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju kampus unggul bereputasi internasional masih panjang,” lanjutnya.

10 Kampus Terbaik Indonesia Versi THE WUR 2027
Berikut daftar 10 perguruan tinggi dengan posisi terbaik di Indonesia dalam THE WUR 2027:

1. Universitas Indonesia (UI)
Peringkat global: 651-700

2. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Peringkat global: 801-1.000

3. Universitas Gadjah Mada (UGM)
Peringkat global: 801-1.000

4. Universitas Padjadjaran (Unpad)
Peringkat global: 1.001-1.200

Baca Juga: Perkuat Sistem Merit, UIN KHAS Jember Matangkan Peta Jabatan Berbasis Digital

5. Universitas Sebelas Maret (UNS)
Peringkat global: 1.001-1.200

6. Universitas Airlangga (Unair)
Peringkat global: 1.201-1.400

7. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Peringkat global: 1.201-1.400

8. Binus University
Peringkat global: 1.401-1.600

9. Universitas Diponegoro (Undip)
Peringkat global: 1.401-1.600

10. Institut Teknologi Bandung (ITB)
Peringkat global: 1.401-1.600

Lima Pilar Penilaian THE WUR 2027
THE WUR 2027 menggunakan lima pilar utama dalam menilai perguruan tinggi dunia.

Kelimanya mencakup pengajaran, lingkungan penelitian, kualitas penelitian, pandangan internasional, serta industri.

Baca Juga: UIN Raden Intan Lampung Resmi Buka Kedokteran, Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri Segera Dibuka

Bobotnya terdiri dari pengajaran sebesar 29,5 persen, lingkungan penelitian 29 persen, kualitas penelitian 30 persen, pandangan internasional 7,5 persen, dan industri 4 persen.

Setiap indikator dinilai melalui standardisasi skor 0-100. Nilai dari berbagai indikator kemudian diakumulasikan untuk menghasilkan skor akhir masing-masing universitas.

Masuknya UIN Malang ke jajaran 10 besar nasional menunjukkan semakin kuatnya posisi PTKIN dalam persaingan pemeringkatan perguruan tinggi, sekaligus menjadi tantangan untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan reputasi internasional. ***