POJOKSATU.id - Menjelang peringatan Hari Guru Nasional 2026, kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada para pendidik dan tenaga kependidikan kembali dibuka.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), menghadirkan Anugerah GTK Tahun 2026.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap para guru dan tenaga kependidikan yang dinilai telah memberikan kontribusi, melahirkan inovasi, serta menghadirkan dampak nyata bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Menariknya, sosok yang layak mendapatkan penghargaan tidak hanya dapat diusulkan oleh instansi pendidikan.

Baca Juga: Dicopot dari Menko PMK, Pratikno Disebut Bakal Dilantik Wantimpres Bareng Rocky Gerung

UPT, Dinas Pendidikan, maupun masyarakat memiliki kesempatan untuk mengusulkan figur inspiratif yang dianggap telah memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan.

Bisa usulkan sosok inspiratif
Kesempatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk ikut mengenalkan para pendidik yang selama ini bekerja dan memberikan manfaat di lingkungannya.

Bisa jadi ada guru yang menciptakan metode pembelajaran kreatif, tenaga kependidikan yang menghadirkan layanan inovatif, atau sosok pendidikan di daerah yang terus mencari solusi di tengah berbagai keterbatasan.

Nah, sosok-sosok seperti inilah yang diharapkan dapat ditemukan dan diusulkan melalui Anugerah GTK 2026.

Baca Juga: Masuk Radar Presiden Prabowo, Nama-Nama Besar Ini Diisukan Kuat Mengisi Kursi Wantimpres!

Pengusulan dilakukan melalui laman resmi penghargaan GTK di penghargaan.gtk.kemendikdasmen.go.id/anugerah.

Dengan mekanisme tersebut, masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam pemberian penghargaan.

Mereka juga dapat mengambil bagian untuk mengangkat kisah dan kontribusi para insan pendidikan yang dianggap inspiratif.

Menghargai kerja yang berdampak
Anugerah GTK 2026 hadir dalam momentum menuju Hari Guru Nasional.

Baca Juga: Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jakpus, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dkk Bakal Segera Disidang!

Peringatan tersebut menjadi salah satu kesempatan untuk kembali melihat peran guru dan tenaga kependidikan yang berada di balik proses pendidikan sehari-hari.

Kontribusi mereka tidak selalu hadir dalam bentuk sesuatu yang besar dan terlihat.

Ada inovasi yang lahir dari ruang kelas, pendampingan terhadap peserta didik, pengembangan lingkungan belajar, hingga berbagai upaya untuk membuat layanan pendidikan menjadi lebih baik.

Karena itu, penghargaan tidak hanya berbicara tentang siapa yang mendapatkan apresiasi, tetapi juga tentang cerita di balik kerja para insan pendidikan.

Baca Juga: UMY Buka Prodi Baru S1 Kriminologi, Pendaftaran Bisa Pakai Nilai Rapor dan Tes CBT

Setiap usulan dapat menjadi jalan untuk memperkenalkan sosok yang selama ini mungkin belum banyak diketahui masyarakat luas.

Guru hebat, Indonesia kuat
Kemendikdasmen mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama menemukan sosok terbaik dari seluruh Indonesia.

Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin luas pula peluang munculnya cerita tentang guru dan tenaga kependidikan yang membawa perubahan di lingkungan masing-masing.

Semangat tersebut dirangkum dalam pesan, “Guru Hebat, Indonesia Kuat!”

Kalimat itu sekaligus menjadi pengingat bahwa kualitas pendidikan tidak terlepas dari orang-orang yang setiap hari berada di dalamnya dan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi peserta didik.***