POJOKSATU.id — Kesempatan memperoleh bantuan pendidikan melalui Beasiswa Bayan Peduli kembali tersedia bagi mahasiswa yang baru memulai perkuliahan pada 2026.
Program yang diselenggarakan PT Bayan Resources tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa baru yang menempuh pendidikan jenjang sarjana dan memenuhi kriteria yang telah ditentukan.
Melalui Beasiswa Bayan Peduli 2026, penerima berkesempatan mendapatkan dukungan untuk berbagai kebutuhan selama menjalani pendidikan.
Bantuan tersebut antara lain mencakup biaya perkuliahan, kebutuhan tugas akhir, serta biaya hidup.
Baca Juga: Atlet BAB di Tengah Perlombaan tapi Tetap Bertanding, Hyrox Akhirnya Minta Maaf dan Ubah Prosedur
Dukungan beasiswa dapat diberikan selama maksimal delapan semester dengan mengikuti ketentuan program.
Adapun rincian bantuan dan kriteria penerima tidak selalu sama karena masing-masing perguruan tinggi dapat menetapkan ketentuan tersendiri.
Oleh sebab itu, mahasiswa yang berminat perlu mencermati informasi dari kampus masing-masing sebelum melakukan pendaftaran.
Sebagai referensi, informasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) memuat rincian manfaat, persyaratan, serta dokumen yang perlu dipersiapkan calon penerima.
Baca Juga: Scooby-Doo Origins Tayang di Netflix 2027, untuk Pertama Kalinya Scooby-Doo Diperankan Anjing Asli
Informasi Direktorat Kemahasiswaan UGM menyebutkan bahwa penerima Beasiswa Bayan Peduli 2026 bisa mendapatkan beberapa bentuk dukungan pendidikan.
Rinciannya sebagai berikut:
1. Subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan nilai maksimal Rp3.075.000.
2. Bantuan biaya hidup sebesar Rp2.500.000 setiap bulan.
3. Bantuan untuk ujian, penelitian, atau skripsi senilai Rp5.000.000.
4. Bantuan biaya wisuda sebesar Rp500.000.
5. Bantuan transportasi dan akomodasi senilai Rp1.000.000 per bulan.
6. Bantuan pembelian buku sebesar Rp900.000 setiap semester.
Ketentuan yang tercantum pada laman Financial Aid ITB menyebutkan bahwa Beasiswa Bayan Peduli Batch IV Tahun 2026/2027 menyediakan beberapa jenis bantuan bagi penerimanya.
Baca Juga: 560 Tabung LPG 3 Kg Diamankan Bareskrim di Tangsel, Pertamina Pastikan Penyaluran Terus Diawasi
Bantuan tersebut meliputi:
1. Bantuan BPP.
2. Fasilitas laptop.
3. Bantuan untuk tugas akhir.
4. Biaya hidup.
5. Dukungan biaya transportasi, kos, atau akomodasi.
Berdasarkan persyaratan yang diinformasikan UGM, terdapat sejumlah kriteria yang harus dipenuhi calon pendaftar Beasiswa Bayan Peduli 2026.
Berikut ketentuannya:
1. Berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
2. Merupakan mahasiswa S1 atau D4 angkatan 2026 yang berada di semester 1.
3. Berusia paling tinggi 22 tahun saat pertama kali menerima Beasiswa Pendidikan Bayan Peduli.
Baca Juga: KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka hingga 31 Oktober, Cek Cara Daftar dan Tahapan Pencairan Dananya
4. Mempunyai prestasi akademik dengan rata-rata nilai rapor kelas 12 sekurang-kurangnya 7,50 dari skala 10.
5. Mempunyai prestasi nonakademik yang dibuktikan sertifikat minimal tingkat provinsi dalam bidang seni, agama, budaya, olahraga, atau teknologi.
6. Berasal dari keluarga yang mengalami keterbatasan ekonomi, dengan bukti berupa SKTM atau dokumen sejenis serta surat keterangan penghasilan orang tua atau wali.
7. Tidak tengah memperoleh beasiswa dari program lainnya.
8. Bersedia mempertahankan IP semester dan IP kumulatif sekurang-kurangnya 2,80 pada skala 4,00.
Daftar persyaratan tersebut mengacu pada ketentuan yang berlaku di UGM. Bagi mahasiswa yang mendaftar melalui perguruan tinggi lain, persyaratan dapat berbeda sehingga perlu menyesuaikannya dengan informasi resmi kampus tujuan.
Baca Juga: Mobil Fortuner Tertabrak Kereta Api di Bangsalsari Jember, KAI Ingatkan Bahaya Terobos Perlintasan
Pendaftar Beasiswa Bayan Peduli melalui UGM perlu melengkapi sejumlah dokumen sebagai bagian dari proses pengajuan.
Dokumen yang harus disiapkan mencakup:
1. Formulir pengajuan beasiswa.
2. Surat rekomendasi dari fakultas.
3. Curriculum vitae (CV).
4. Dokumen nilai rapor.
5. Scan atau foto KTP.
6. Scan atau foto kartu mahasiswa.
7. Scan Kartu Keluarga (KK).
8. Sertifikat prestasi akademik maupun nonakademik, apabila tersedia.
9. SKTM atau surat/kartu lain yang memiliki fungsi sejenis.
10. Surat keterangan mengenai penghasilan orang tua atau wali.
Calon penerima yang mengajukan Beasiswa Bayan Peduli melalui ITB juga perlu memenuhi persyaratan administrasi berupa beberapa dokumen pendukung.
Baca Juga: OMI Kemenag 2026 Tingkat Provinsi Segera Digelar, Cek Kisi-Kisi, 25 Soal dan Jadwal Lengkap
Dokumen tersebut terdiri atas:
1. Formulir beasiswa.
2. Scan SKTM yang diterbitkan kelurahan atau desa setempat.
3. Scan surat keterangan penghasilan orang tua dan/atau wali dari RT/RW setempat atau slip gaji terbaru orang tua.
4. Scan transkrip nilai akhir SMA.
5. Scan KTP.
6. Scan KK.
7. Scan sertifikat prestasi akademik atau prestasi dalam bidang seni, olahraga, budaya, agama, dan teknologi, jika tersedia.
Pendaftaran Beasiswa Bayan Peduli untuk mahasiswa baru angkatan 2026 masih berlangsung hingga akhir September 2026.
Baca Juga: Sebagai Bukti Cinta terhadap Sang Istri Siti Badrah, Krisjiana Putuskan Vasektomi
Pengajuan dilakukan dengan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan melalui kanal pendaftaran resmi perguruan tinggi yang mengikuti program tersebut.
Sebelum mengirimkan berkas, calon pendaftar disarankan memeriksa kembali ketentuan di universitas masing-masing, termasuk batas waktu, persyaratan, format dokumen, dan tahapan seleksi.
Hal ini penting diperhatikan karena bentuk bantuan serta kriteria penerima Beasiswa Bayan Peduli dapat berbeda sesuai kebijakan perguruan tinggi yang menjadi mitra program.***




