POJOKSATU.ID - Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau kian terasa nyata hingga meluas ke wilayah Provinsi Lampung.
Sebuah rekaman kondisi terkini pada pagi hari memperlihatkan fenomena hujan abu vulkanik yang melanda salah satu kawasan di daerah Lampung.
Dalam foto tersebut, tampak barisan mobil yang terparkir di pinggir jalan dan depan area pertokoan tertutup endapan abu berwarna abu-abu kecokelatan secara merata.
Ketebalan material vulkanik tersebut bahkan menyelimuti seluruh bagian kaca depan, kap mesin, hingga atap kendaraan.
Baca Juga: Ternyata Gampang Banget! Begini Langkah Lengkap Update Data Desil Sendiri di dtsen-form.bps.go.id
Meskipun lokasi pasti di wilayah Lampung tersebut belum diketahui secara detail, tumpukan debu yang cukup pekat ini menyita perhatian warga sekitar.
Penumpukan material erupsi ini dipicu oleh pergerakan angin yang membawa awan abu vulkanik dari kawah gunung di Selat Sunda menuju daratan Lampung.
Kondisi lingkungan yang diselimuti debu halus ini memicu potensi gangguan kesehatan, terutama pada organ pernapasan dan mata.
Selain berdampak pada kesehatan, sifat abu vulkanik yang tajam dan abrasif juga berisiko merusak lapisan cat serta menggores kaca kendaraan jika tidak dibersihkan dengan benar.
Baca Juga: Fenomena Gelombang Rambatan Udara Pemicu Suara Dentuman Dahsyat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Pemilik kendaraan diimbau untuk tidak langsung menyapu atau mengelap bodi mobil dalam kondisi kering guna menghindari baret permanen.
Langkah terbaik yang disarankan adalah menyiram seluruh permukaan kendaraan menggunakan air mengalir hingga material debu luruh sepenuhnya.
Pengendara jalan raya di wilayah terdampak juga diminta ekstra hati-hati karena lapisan abu dapat membuat permukaan jalan menjadi sangat licin.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan sangat dianjurkan untuk selalu menggunakan masker pelindung serta kacamata.
Pihak BPBD dan instansi terkait terus memantau arah sebaran abu vulkanik guna mengantisipasi dampak buruk yang lebih luas di kawasan pemukiman.
Pembagian masker gratis serta pembersihan jalanan terus diupayakan pemerintah daerah demi menjaga keselamatan warga.
Seluruh masyarakat Lampung imbau untuk tetap tenang, waspada, dan mematuhi setiap instruksi resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.***




