POJOKSATU.id - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di ajang internasional. 

Tim Indonesia berhasil memborong puluhan penghargaan dalam World Greenmech 2026 yang berlangsung di Stadium Nonthaburi, Thailand, pada 8-9 Agustus 2026.

Sebanyak 52 tim yang terdiri dari 171 siswa SD, SMP, SMA dan SMK menjadi wakil Indonesia dalam kompetisi tersebut.

Hasilnya, Indonesia membawa pulang 4 medali emas, 5 perak, 10 perunggu, 6 Excellence, 3 Merit, 5 Achievement, dan 6 Juara Harapan.

Baca Juga: Gunil Resmi Tinggalkan Xdinary Heroes, Imbasnya Band Batal Tampil di Summer Sonic 2026

Para peserta Indonesia merupakan tim-tim yang sebelumnya berhasil menjadi juara dalam Kompetisi Nasional Greenmech 2026.

Diikuti 398 Tim dari 8 Negara

World Greenmech 2026 diikuti 398 tim dengan total 1.245 siswa dari delapan negara.

Negara yang berpartisipasi adalah Indonesia, Malaysia, Vietnam, Mongolia, India, Taiwan, Hong Kong, dan Thailand.

Kompetisi ini menggabungkan unsur sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika atau STEAM dengan tantangan yang menuntut kreativitas sekaligus kemampuan pemecahan masalah.

Baca Juga: Tanpa Seleksi, Siswa SNT SMP Otomatis Lanjut SMA, Ini Syarat dan Cara Daftar Sekolah Nasional Terintegrasi

4 Emas untuk Indonesia

Empat tim Indonesia berhasil merebut medali emas dalam tiga kategori.

Peraih emas tersebut yakni:

  1. SD St. Johannes Berchmans - Greenmech Basic.

  2. SMP dan SMA Sutomo 1 Medan - R4M Basic.

  3. SMA Jakarta Taipei School - R4M Advanced.

5 Medali Perak

Lima tim Indonesia berhasil meraih medali perak, yaitu:

  1. SD Sutomo 1 Medan - R4M Basic.

  2. SMP Nanyang Zhi Hui - R4M Basic.

  3. SMAK 5 Penabur - R4M Basic.

  4. SMA Tarakanita Gading Serpong - R4M Basic.

  5. SD Marsudirini Matraman - Greenmech Junior Programmer.

Baca Juga: Pansus 16 DPRD Kota Bandung Soroti Raperda Sampah: Bukan Direvisi, Tapi Dinilai Perlu Diganti Total

10 Tim Raih Perunggu

Medali perunggu diraih oleh:

  1. SD Marsudirini Yogyakarta - Greenmech Basic.

  2. SMP St. Johannes Berchmans School - Greenmech Basic.

  3. SMA At Tijaarah Sukabumi - Greenmech Basic.

  4. SD Strada Tunas Keluarga Mulia 1 - R4M Basic.

  5. SD Sutomo 1 Medan - R4M Basic.

  6. SMP Sutomo 1 Medan - R4M Basic.

  7. SMP PGRI 2 Ciledug - R4M Basic.

  8. SMA Expert Academy - R4M Basic.

  9. SMPK Penabur Gading Serpong - R4M Advanced.

  10. SD Tarakanita 1 - Greenmech Junior Programmer.

Baca Juga: Honda West Java Heritage Ride: Menjelajahi Keindahan dan Warisan Jawa Barat Bersama Line Up Motor Matic Premium Honda

Raih Excellence hingga Juara Harapan

Selain medali, sejumlah tim Indonesia juga memperoleh penghargaan Excellence atau peringkat keempat.

Penghargaan tersebut diraih SD Global Islamic Labschool Depok, SMP PGRI 2 Ciledug, SD-SMP-SMA Nanyang Zhi Hui Medan, SMA Jakarta Taipei School, serta SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang.

Sementara penghargaan Merit diraih SMP Darul Hikam International, SMAK 7 Penabur, SMA Tarakanita Citra Raya, serta dua tim SD Nanyang Zhi Hui Medan.

Untuk kategori Achievement, Indonesia meraih penghargaan melalui SMP Tarakanita 4, SD Islam At-Taubah, SMA Jakarta Taipei School, SD Laudatosi Pancur Batu, serta SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang.

Baca Juga: Petani Tak Cukup Hanya Panen, Nelayan Tak Cuma Melaut, Kolaborasi Global Jadi Kunci, LPA2I IPB University Paparkan Ini

Adapun sejumlah tim lainnya berhasil membawa pulang gelar Juara Harapan, di antaranya SD Tarakanita 1, SMP Talenta Juara Bandung, SMP Santa Maria Kabanjahe, SMP St. Johannes Berchmans School, SMA Surabaya Taipei School, SD Strada Tunas Keluarga Mulia 1, SD Az-Zakiyah Bandung, SD Global Islamic Labschool Depok, dan SD Marsudirini Yogyakarta.

Enam Cabang Kompetisi

World Greenmech 2026 mempertandingkan enam cabang lomba, yakni Greenmech Basic, Greenmech Advanced, R4M Basic, R4M Advanced, Greenmech Junior Science, dan Greenmech Junior Programmer.

GreenMech menguji kemampuan peserta membuat struktur mekanika Rube Goldberg Machine, yakni rangkaian mekanisme kompleks dan kreatif untuk menyelesaikan sebuah tindakan sederhana.

Baca Juga: 350 Km Menyusuri Jawa Barat, Honda Ajak Jurnalis Rasakan Sensasi Touring dengan Motor Matic Premium

Konsep tersebut dipadukan dengan mekanika dan green energy sehingga peserta tidak hanya dituntut menghasilkan karya yang berfungsi, tetapi juga kreatif dalam merancang solusi.

Sementara Robot for Mission (R4M) merupakan kompetisi merancang robot dengan prinsip saintifik berbasis STEAM dan membuat program agar robot mampu menyelesaikan misi tertentu.

Dalam World Greenmech 2026, misi R4M berkaitan dengan pemindahan makhluk hidup di Kebon Pintar.

Ada Kompetisi Khusus Siswa SD

Dua kategori dirancang khusus untuk siswa sekolah dasar, yaitu Greenmech Junior Science dan Greenmech Junior Programmer.

Greenmech Junior Science menantang peserta membuat dua proyek mekanika sederhana, yakni mobil berbasis elastisitas karet dan pelontar dengan misi menembak spesies berbahaya.

Baca Juga: Promo Kemerdekaan XLSMART Hadirkan Diskon dan Kuota Tambahan di Berbagai Layanan

Kompetisi ini dilakukan secara berkelompok dengan masing-masing tim terdiri dari dua siswa SD.

Sementara Greenmech Junior Programmer menguji kemampuan siswa SD merakit robot sederhana sekaligus membuat program tanpa komputer untuk menyelesaikan sejumlah misi.

Misi tersebut meliputi Restorasi Habitat, Meningkatkan Ekowisata, Menindak Tegas Perburuan Liar Ilegal, Memberantas Spesies Invasif, Mengibarkan Bendera, dan Memadamkan Api Kebakaran Hutan.

Kompetisi berbasis STEAM ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan teknologi, tetapi juga ruang bagi pelajar Indonesia untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan rekayasa, pemrograman, dan kepedulian terhadap persoalan lingkungan. ***