POJOKSATU.id - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Prodi Telekomunikasi Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di lingkungan RW 08 Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Kegiatan pemberdayaan tersebut bertajuk "Implementasi Komposter Otomatis Berbasis Internet of Things untuk Lingkungan Berkelanjutan”.

Menurut Ketua Tim PkM, Shita Fitria Nurjihan, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan sejak April 2026, melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM)  yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Tujuannya, dapat mendorong penerapan inovasi teknologi yang bermanfaat nyata bagi masyarakat, dan mendukung terciptanya lingkungan yang berkelanjutan.

Pada Selasa, 11 Agustus 2026, Tim PkM menggelar pelatihan penggunaan komposter otomatis yang terintegrasi dengan aplikasi berbasis Android bersama warga di RW 008 Kelurahan Lenteng Agung.

Kegiatan dihadiri oleh Ketua RW 008, Taufik Imam Santoso, beserta anggota Kelompok Bank Sampah Sehati RW 008.

Shita mengatakan, Program pengabdian ini diinisiasi sebagai upaya untuk mengurangi volume sampah organik rumah tangga secara efektif dan terukur, melalui penerapan teknologi tepat guna yang mudah dioperasikan oleh masyarakat.

"Solusi yang diusulkan bukan hanya berupa penyediaan alat, melainkan mengintegrasikan teknologi, pemberdayaan masyarakat, serta tata kelola lingkungan yang berkelanjutan," kata Shita.

Ia melanjutkan, bahwa Inovasi utama yang diterapkan dalam program ini berupa Komposter Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT), yang memungkinkan proses pengolahan sampah organik berlangsung secara otomatis, mudah digunakan, minim bau, dan hemat ruang.

"Ini sangat sesuai diterapkan pada kawasan permukiman padat seperti Kelurahan Lenteng Agung," tambahnya.

Melalui pelatihan tersebut kata dia, peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan alat, memantau proses pengomposan melalui aplikasi, serta memanfaatkan hasil kompos untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua RW 008 Kelurahan Lenteng Agung, Taufik Imam Santoso, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program PkM di wilayahnya.

Menurut Taufik, penerapan teknologi komposter otomatis berbasis IoT menjadi langkah inovatif yang dapat membantu masyarakat mengurangi timbunan sampah organik, sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Sementara di sisi lain, Tim PkM Politeknik Negeri Jakarta berharap, program tersebut dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah organik, serta membangun budaya hidup yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Shita berharap, keberhasilan implementasi komposter otomatis berbasis IoT di RW 008 Kelurahan Lenteng Agung diharapkan, dapat menjadi model pengelolaan sampah berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. ***