POJOKSATU.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan arahan penting kepada seluruh kepala Sekolah Rakyat di Indonesia terkait dengan tata kelola instansi pendidikan.

Dalam rapat koordinasi nasional yang digelar secara daring tersebut, ada tiga poin utama yang menjadi penekanan khusus pihak kementerian.

Arahan pertama berfokus pada penyelesaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah serta penuntasan pendataan awal bagi seluruh siswa baru.

Penuntasan pendataan tersebut mencakup hasil pemeriksaan kesehatan mendalam serta pemetaan potensi melalui tes DNA Talent.

Baca Juga: Bersihkan Data Bansos, Kemensos Perketat DTSEN dan Masifkan Edukasi Literasi Digital Oleh Pendamping PKH

Selain itu, pelaksanaan Program Taruna Bhakti diinstruksikan untuk terus berjalan dan dilaporkan secara berkala kepada pihak kementerian.

Pengingat kedua yang disampaikan adalah kewajiban seluruh warga sekolah dalam menjaga sarana dan prasarana sebagai barang milik negara.

Mensos menegaskan pentingnya membangun budaya bersih dan tertib sejak awal agar aset gedung sekolah tidak terkesan kotor dan terbengkalai.

Fasilitas sekolah yang dibangun menggunakan anggaran rakyat diwajibkan untuk dijaga bersama dengan rasa kepemilikan yang tinggi.

Baca Juga: Terindikasi Judi Online, Kemensos Tangguhkan Penyaluran Bansos untuk 1,4 Juta KPM

Poin pengingat ketiga menekankan penguatan dokumentasi seluruh aktivitas siswa menjadi narasi publik yang bernilai positif.

Rekaman momen sehari-hari mulai dari masuk asrama hingga aktivitas harian dinilai penting sebagai data pembanding perubahan karakter anak.

Kepala sekolah diminta memosisikan diri sebagai komandan tertinggi sekaligus kompas moral dalam menerapkan budaya disiplin.

Penegakan disiplin di lingkungan Sekolah Rakyat diwajibkan berlaku menyeluruh mulai dari pimpinan, guru, hingga petugas kebersihan.

Langkah kolaboratif tersebut diambil sebagai fondasi utama dalam mempersiapkan lahirnya generasi emas Indonesia di masa depan.

Pihak kementerian optimistis bahwa komitmen bersama seluruh pengelola akan membawa dampak nyata bagi kemajuan Sekolah Rakyat.***