POJOKSATU.id — Australia tetap menjadi salah satu negara tujuan utama bagi mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri.

Jika kamu berencana menempuh studi di Negeri Kanguru, ada sejumlah hal penting yang perlu dipersiapkan sejak dini.

Ketertarikan pelajar Indonesia untuk melanjutkan kuliah di Australia masih tergolong tinggi.

Baca Juga: Beasiswa Bakti BCA 2026 untuk Mahasiswa S1, Ini Komponen, Syarat Khusus, dan Jadwal Seleksinya

Berdasarkan data periode Januari hingga Mei 2026, sebanyak 22.147 mahasiswa Indonesia tercatat sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Australia.

Selain jaraknya yang cukup dekat dengan Indonesia, Australia juga dikenal menawarkan sistem pendidikan berkualitas, fasilitas kampus yang lengkap, serta lingkungan belajar yang kondusif untuk mendukung perkembangan akademik dan karier mahasiswa.

Meskipun demikian, memilih kampus terbaik saja belum cukup untuk menjamin kelancaran studi.

Baca Juga: Ombudsman RI Takjub Lihat Layanan Kesehatan Jember Era Gus Fawait, Dinilai Layak Jadi Percontohan Nasional

Persiapan yang dilakukan sebelum keberangkatan memiliki peran besar dalam menentukan keberhasilan selama menjalani pendidikan.

Melalui akun Instagram resminya, @inaincanberra, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Canberra membagikan sejumlah panduan yang sebaiknya diperhatikan oleh calon mahasiswa Indonesia yang ingin kuliah di Australia.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah menentukan jalur pendidikan dan program studi yang sesuai.

Baca Juga: Usai Konsultasi ke PT SMI, Fraksi NasDem Akhirnya Beri Lampu Hijau Rencana Pemkab Jember Pinjam Rp786 Miliar

Pemilihan jurusan sebaiknya disesuaikan dengan latar belakang pendidikan agar proses belajar nantinya lebih relevan dan mudah dijalani.

Pengalaman kerja yang dimiliki juga dapat dijadikan bahan pertimbangan ketika menentukan jenjang maupun bidang studi yang akan dipilih.

Selain mempertimbangkan riwayat pendidikan dan pengalaman kerja, calon mahasiswa juga dianjurkan menyesuaikan pilihan program studi dengan target karier di masa depan.

Dengan begitu, pendidikan yang ditempuh dapat memberikan manfaat maksimal untuk mendukung perjalanan profesional setelah lulus.

Baca Juga: Kok Bisa, Berbagai Macam Senjata Ditemukan di Ruangan Kepsek Yayasan Sekolah di Pondok Pinang

Di samping itu, penting untuk memilih perguruan tinggi yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik sehingga kualitas pendidikan yang diterima lebih terjamin.

Persiapan lainnya yang tidak kalah penting adalah mengurus visa pelajar dengan teliti.

Sebelum mengajukan permohonan, seluruh persyaratan administrasi perlu diperiksa kembali agar tidak ada dokumen yang terlewat.

Setiap dokumen yang diajukan harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Australia.

Baca Juga: Teks Ikrar Pelajar Indonesia Berubah, Ini Isi Terbaru yang Wajib Dibaca Saat Upacara Bendera Mulai Tahun Ajaran 2026-2027

Pastikan semua berkas telah lengkap, informasi yang dicantumkan benar, serta dokumen yang digunakan merupakan dokumen resmi dan asli agar proses pengajuan visa dapat berjalan tanpa hambatan.

KBRI Canberra juga menekankan pentingnya menyusun profil diri yang meyakinkan ketika mengajukan studi di Australia.

Calon mahasiswa perlu mampu menunjukkan keterkaitan antara prestasi akademik, pengalaman kerja, serta rencana karier yang ingin diwujudkan setelah menyelesaikan pendidikan.

Di samping itu, kesiapan pembiayaan juga harus dapat dibuktikan secara jelas.

Baca Juga: DPRD dan Dedi Mulyadi Sepakati KUA-PPAS APBD Jabar 2027, Pembahasan Ranperda Anggaran Dimulai

Memilih institusi pendidikan yang memiliki reputasi baik dapat menjadi nilai tambah dalam proses pengajuan.

Seluruh informasi yang disampaikan sebaiknya didukung oleh dokumen yang valid dan autentik sehingga mudah diverifikasi.

Bagi calon mahasiswa yang akan membiayai kuliah menggunakan dana pribadi, bukti kemampuan finansial menjadi salah satu persyaratan penting.

Dana yang dimiliki harus menunjukkan bahwa biaya pendidikan maupun kebutuhan hidup selama berada di Australia dapat dipenuhi secara berkelanjutan hingga masa studi selesai.

KBRI Canberra juga mengingatkan seluruh pelajar Indonesia agar menggunakan visa pelajar sesuai dengan fungsi dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: 50 Soal Cerdas Cermat 17 Agustus Tingkat SD Beserta Jawabannya, Cocok untuk Lomba HUT RI 2026

Visa tersebut tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan lain di luar aktivitas pendidikan.

Selain itu, mahasiswa Indonesia diharapkan selalu menaati seluruh aturan yang berlaku selama berada di Australia.

Kepatuhan tersebut mencakup batas maksimal jam kerja bagi pemegang visa pelajar yang bekerja paruh waktu, sekaligus memastikan visa tetap berlaku selama menjalani masa perkuliahan.

Dengan melakukan persiapan secara menyeluruh, mulai dari menentukan program studi yang tepat, melengkapi dokumen administrasi, memastikan kesiapan finansial, hingga mematuhi seluruh peraturan yang berlaku di Australia, kesempatan untuk menjalani studi dengan aman dan lancar akan semakin terbuka lebar.***