POJOKSATU.ID - Para pejuang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 sering kali berfokus pada instansi-instansi favorit tanpa menyadari ketatnya tingkat persaingan di tempat tersebut.

Padahal, memilih Kementerian atau Lembaga (K/L) yang memiliki jumlah pelamar relatif sedikit dapat menjadi strategi cerdas untuk memperbesar peluang kelulusan.

Berdasarkan catatan data pendaftaran sebelumnya, terdapat tiga instansi pusat yang tergolong sepi peminat dan bisa dijadikan referensi strategis.

Instansi pertama adalah Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Baca Juga: Deretan Peringatan Penting Bulan Agustus 2026: Dari Hari Pramuka Hingga Kemerdekaan RI

Kemenko PMK merupakan kementerian yang bertugas mengoordinasikan bidang pembangunan manusia serta kebudayaan, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Pada seleksi sebelumnya, instansi ini membuka sebanyak 63 formasi CPNS namun hanya dilamar oleh 345 pendaftar.

Instansi kedua yang juga mencatatkan jumlah pelamar cukup rendah adalah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Kementerian ini memiliki peran penting dalam mengatur reformasi birokrasi, sistem ASN, hingga merumuskan kebijakan seleksi CPNS dan PPPK secara nasional.

Baca Juga: Sebanyak 16.595 Peserta Lolos Seleksi Program Gemini Academy Batch 2 di Berbagai Wilayah Indonesia

Meskipun memiliki peran yang sangat strategis, KemenPAN-RB tercatat hanya menerima 374 pendaftar dari total 61 formasi CPNS yang dibuka.

Adapun posisi instansi ketiga diisi oleh Sekretariat Jenderal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Setjen Komnas HAM).

Lembaga ini bertugas mendukung pelaksanaan tugas Komnas HAM dalam perlindungan, penegakan, serta pengawasan hak asasi manusia di seluruh Indonesia.

Pada periode pendaftaran terdahulu, Setjen Komnas HAM membuka 38 formasi CPNS dengan jumlah pelamar mencapai 416 orang.

Melihat data jumlah pelamar tersebut, rasio persaingan di ketiga instansi terbilang tidak seterjal kementerian-kementerian favorit lainnya.

Rendahnya jumlah pendaftar dapat memberikan ruang kompetisi yang lebih berimbang bagi calon peserta yang mempersiapkan diri dengan baik.

Informasi statistik ini disajikan oleh akun Siap Jadi ASN sebagai panduan bagi para calon pelamar dalam menyusun rencana pendaftaran.

Para calon peserta seleksi diimbau untuk tidak hanya terpaku pada popularitas instansi semata saat memilih formasi.

Pertimbangan rasio antara jumlah formasi yang dibuka dengan jumlah pendaftar menjadi faktor kunci dalam mengukur peluang lolos.

Dengan mencermati data historis ini, para peserta CPNS 2026 diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih rasional demi mengamankan kelulusan mereka.***