POJOKSATU.ID - Kemensos menyalurkan bantuan sosial dengan total nilai akumulatif mencapai Rp390 miliar di wilayah Provinsi Lampung.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis dalam kegiatan Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI pada hari Sabtu.

Kegiatan penyaluran tersebut dilaksanakan secara serentak di tiga kawasan, yakni Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Tengah, dan Kabupaten Pesawaran.

Bantuan yang dialokasikan mencakup berbagai jenis program untuk memenuhi kebutuhan dasar serta perlindungan sosial masyarakat.

Baca Juga: LBH Arya Mandalika Desak Polres Karawang Periksa Ahmad Dhani Soal Izin Karaoke Masterpiece

Salah satu komponen utamanya adalah alokasi Bufferstock Logistik Bencana dari Direktorat PSKB Kemensos yang dikirimkan ke masing-masing kabupaten dan kota.

Selain itu, terdapat pula alokasi untuk Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi serta penyaluran Program Sembako dan Program Keluarga Harapan untuk triwulan I dan II.

Pemerintah juga melengkapi bantuan ini dengan penyaluran Asistensi Rehabilitasi Sosial yang mencakup dukungan pemenuhan hidup layak, modal kewirausahaan, dan alat bantu disabilitas.

Dari total anggaran yang disiapkan, Kota Bandar Lampung menerima alokasi bantuan sosial sebesar lebih dari Rp113,1 miliar.

Baca Juga: Menkopolkam: Internet Jadi Alat Perekrutan Teroris, Pemda Diminta Perkuat Perlindungan Anak dan Perempuan

Sementara itu, Kabupaten Lampung Tengah mendapatkan porsi penyaluran terbesar dengan nilai mencapai lebih dari Rp191,5 miliar.

Adapun untuk Kabupaten Pesawaran, bantuan sosial yang disalurkan oleh Kementerian Sosial tercatat sebesar lebih dari Rp85,6 miliar.

Jika diakumulasikan secara keseluruhan di tiga daerah tersebut, total bantuan sosial yang digelontorkan mencapai angka Rp390,26 miliar.

Dana yang sangat besar ini diharapkan dapat terserap dengan baik untuk menopang perekonomian keluarga penerima manfaat.

Kehadiran program bantuan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjaga jaring pengaman sosial di daerah.

Seluruh tahapan distribusi difokuskan agar penyerahan bantuan dapat langsung dirasakan dampaknya oleh masyarakat penerima.***