POJOKSATU.ID - Proses persiapan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) untuk tahun anggaran 2026 di tingkat pusat terpantau sudah mulai bergerak secara masif.
Meskipun pemerintah belum merilis tanggal resmi pembukaan pendaftaran secara nasional, pergerakan di balik layar dari berbagai instansi terpantau sangat kencang.
Hal ini terungkap melalui beredarnya dokumen resmi dengan Nomor Surat 800.1.1.1/3916/SJ yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri.
Surat tersebut secara spesifik membahas mengenai agenda Penyusunan Naskah Soal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS serta Seleksi Kompetensi Teknis bagi pegawai PPPK.
Baca Juga: Viral di Media Sosial, Harga Barang di Kopdes Dikritik Netizen Lebih Mahal dari Minimarket Lain
Langkah koordinasi ini menjadi indikasi kuat bahwa tahapan administratif internal pemerintahan sudah berjalan sesuai jalurnya.
Tercatat sudah ada tujuh instansi pusat yang secara resmi mengajukan pembuatan dan penyusunan naskah soal seleksi mereka masing-masing.
Ketujuh instansi tersebut meliputi Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pertahanan.
Selain kementerian teknis tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah mengambil langkah serupa.
Baca Juga: Bersiap Jelang Validasi SKTP Juli 2026, Guru Diimbau Pantau Info GTK dan Update Dapodik Terbaru
Instansi lain yang turut bersiap adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Terakhir, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi juga tercatat dalam daftar lembaga yang mulai menyusun soal seleksi kompetensi mereka.
Langkah proaktif dari tujuh instansi ini menunjukkan komitmen serius dalam menjaring calon aparatur yang kompeten di bidangnya.
Proses penyusunan soal yang dicicil lebih awal ini diharapkan dapat meminimalkan kendala teknis saat pelaksanaan ujian berbasis komputer nantinya.
Selain itu, keterlibatan kementerian yang menangani sektor pendidikan dan sains memastikan bahwa standarisasi materi ujian akan tetap terjaga dengan baik.
Dengan adanya pergerakan administratif yang terstruktur ini, regulasi tata kelola manajemen ASN dapat diimplementasikan secara optimal sejak tahap perekrutan.
Pihak kementerian terkait pun terus melakukan koordinasi intensif agar seluruh bank soal siap digunakan tepat waktu saat gerbang seleksi resmi dibuka oleh Kementerian PAN-RB.***




