POJOKSATU.ID - Kegiatan Open House di Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Jakarta Selatan pada Jumat tanggal 3 Juli 2026 berlangsung dengan sangat meriah dan dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi daerah.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyempatkan diri hadir secara langsung untuk meninjau perkembangan para siswa yang telah menempuh pendidikan di sana selama 1 tahun terakhir.

Kedatangan pemimpin daerah tersebut pada pukul 16.30 WIB disambut hangat dengan berbagai pertunjukan seni dan ketangkasan dari para siswa setempat.

Seluruh hadirin disuguhkan penampilan yel-yel kreatif, baris variasi yang kompak, tari gadis bersolek khas Betawi, olahraga karate, paduan suara, serta pembacaan puisi.

Baca Juga: Kemensos Menumbuhkan Kedisiplinan Positif Siswa Sekolah Rakyat Melalui Figur Kakak Asuh Taruna

Tidak hanya itu, para siswa juga menunjukkan kemampuan luar biasa melalui pidato dalam 3 bahasa asing yaitu Mandarin, Arab, dan Inggris.

Momentum tersebut seketika menciptakan suasana haru sekaligus bangga bagi seluruh calon siswa dan orang tua yang memadati lokasi acara.

Iringan tepuk tangan yang meriah dari masyarakat terus terdengar sepanjang penampilan anak-anak berbakat tersebut berlangsung.

Saat menyampaikan sambutan resmi, Pramono Anung mengaku sangat tersentuh hingga meneteskan air mata karena melihat perjuangan para siswa yang mengingatkan pada masa lalunya.

Baca Juga: Kemensos Membangun Fondasi Kesetaraan dan Empati dalam Pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat

Beliau menceritakan pengalaman masa kecilnya di Kediri sebagai anak seorang guru yang harus tumbuh besar bersama 7 orang bersaudara.

Dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas saat itu, beliau dapat menyelesaikan pendidikan berkat adanya bantuan beasiswa dari pihak pemerintah.

Pengalaman hidup itulah yang membuat sang Gubernur merasa sangat kagum terhadap penampilan luar biasa dari anak-anak Sekolah Rakyat.

Menurut beliau, prestasi yang ditunjukkan oleh para siswa hari ini merupakan sebuah inspirasi besar agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tangguh di masa depan.

Lembaga pendidikan yang awalnya digagas oleh Presiden Prabowo ini diharapkan mampu menjadi investasi jangka panjang bagi keluarga kurang mampu agar mendapatkan akses pendidikan berkualitas.

Pada kesempatan yang sama, beliau menegaskan bahwa Sekolah Rakyat sangat selaras dengan program prioritas Jakarta seperti Kartu Jakarta Pintar dan pemutihan ijazah.

Sebagai bukti nyata sinergi tersebut, saat ini sudah tercatat sebanyak 90 siswa di sekolah tersebut yang aktif menerima manfaat Kartu Jakarta Pintar.***