POJOKSATU.id - Rangkaian hari kedua Thematic Course Sekolah Komoditas Tanaman Pangan yang berlangsung pada Minggu (28/6) berfokus pada penguatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan komoditas secara menyeluruh, mulai dari proses budidaya hingga penanganan pascapanen.
Pembelajaran tersebut dirancang agar peserta tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas hasil panen, tetapi juga menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki daya saing di pasar.
Melalui praktik langsung di lapangan, peserta memperoleh pengalaman mengenai pengelolaan komoditas tanaman pangan dari hulu hingga hilir.
Kegiatan diawali di Cikiray Farm Village dengan materi mengenai teknik budidaya dan manajemen produksi ubi jalar sebelum peserta melanjutkan pembelajaran mengenai penanganan pascapanen di Agribusiness & Technology Park (ATP) IPB University.
Pelajari Teknik Budidaya dan Manajemen Produksi Ubi Jalar
Di Cikiray Farm Village, peserta mengikuti sesi bertajuk Teknik Budidaya dan Manajemen Produksi Ubi Jalar untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hasil serta Manajemen Panen Ubi Jalar untuk Menjaga Mutu dan Daya Saing Produk yang disampaikan oleh Sujino Pamungkas.
Dalam sesi tersebut, peserta mempelajari berbagai aspek budidaya ubi jalar, mulai dari teknik produksi, pengelolaan tanaman, hingga strategi panen yang tepat agar hasil yang diperoleh tetap optimal, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.
Baca Juga: Peluang Emas Pemagangan Nasional Batch 1 Angkatan 2 Resmi Dibuka, Sudah Tahu Jadwalnya?
Materi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan teknik budidaya yang tepat sebagai salah satu faktor penentu produktivitas sekaligus kualitas komoditas yang dihasilkan.
Dalami Teknik Pascapanen Ubi Jalar dan Edamame
Setelah memahami tahapan budidaya dan panen, peserta melanjutkan pembelajaran di Agribusiness & Technology Park (ATP) IPB University dengan materi Teknik Pascapanen Ubi Jalar dan Edamame.
Materi disampaikan oleh Dwi Ananda Cesario dan Dasep Nurjaman, S.E. dari PT Binature Farm.
Pada sesi ini, peserta mempelajari pentingnya penanganan pascapanen sebagai salah satu faktor penentu kualitas produk sebelum dipasarkan.
Baca Juga: BKN Sedang Mematangkan Tahapan Seleksi CPNS Pada Pelaksanaan Tahun 2026!
Peserta dikenalkan pada tahapan sortasi, penanganan, hingga penyimpanan yang tepat untuk mempertahankan mutu sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas ubi jalar dan edamame sebelum dipasarkan.
Melalui rangkaian pembelajaran tersebut, peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai pengelolaan komoditas tanaman pangan dari hulu hingga hilir.
Bekal ini diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha berbasis ubi jalar dan edamame yang lebih produktif, berkualitas, serta mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. ***




