POJOKSATU.ID - Distribusi jumlah mahasiswa baru di tingkat nasional tidak hanya menonjol di satu kawasan, melainkan juga mulai merambah ke beberapa wilayah strategis di luar Pulau Jawa.
Data komprehensif tahun 2025 merinci sepuluh besar provinsi di Indonesia yang memiliki daya tampung dan minat tertinggi bagi calon intelektual muda.
Di luar dominasi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jakarta, Provinsi Sumatera Utara berhasil menembus peringkat kelima nasional dengan angka yang cukup fantastis.
Wilayah beribu kota Medan tersebut tercatat sukses menyerap sebanyak 106.406 mahasiswa baru yang mendaftar di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Baca Juga: Ratusan Warga Serbu PATEN Karawang, TNI Turun Tangan Kawal Layanan KTP hingga UMKM
Bergerak ke Indonesia bagian tengah, Provinsi Sulawesi Selatan mengamankan peringkat keenam dengan torehan sebanyak 99.027 mahasiswa baru.
Di posisi ketujuh, Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY yang akrab disapa sebagai kota pelajar menempel ketat dengan total 98.610 mahasiswa baru.
Peringkat kedelapan ditempati oleh Provinsi Sumatera Barat yang berhasil mencatatkan kontribusi penyerapan sebanyak 58.529 mahasiswa baru dalam sistem akademik mereka.
Selanjutnya, Provinsi Aceh menduduki peringkat kesembilan nasional dengan jumlah total mahasiswa baru sebanyak 49.001 orang.
Baca Juga: Menaker Tegaskan Produktivitas dan Pelindungan Pekerja Perkuat Daya Saing Tenaga Kerja
Mengakhiri daftar sepuluh besar nasional, Provinsi Riau tercatat sukses menampung sebanyak 44.490 mahasiswa baru di wilayahnya sepanjang tahun tersebut.
Munculnya beberapa provinsi dari Pulau Sumatera dan Sulawesi dalam daftar elite ini membuktikan bahwa geliat akademik di luar Jawa perlahan mulai tumbuh konstan.
Angka-angka yang dirilis oleh Good Stats ini memberikan gambaran objektif mengenai kapasitas tampung institusi pendidikan tinggi di tanah air yang semakin berkembang.
Evaluasi terhadap data tahun lalu ini menjadi agenda penting yang ramai dibahas oleh kalangan akademisi dan jajaran rektorat pada hari ini.
Dengan mengetahui peta sebaran ini, para calon mahasiswa baru yang akan mendaftar tahun ini dapat memiliki referensi wilayah studi yang lebih bervariasi.
Menurut pandangan Anda hari ini, apakah sebaran puluhan ribu mahasiswa baru di luar Jawa ini sudah cukup ideal untuk mendukung pemerataan SDM unggul di masa depan.
Bagaimana dengan sebaran mahasiswa baru di tahun 2026?***




