POJOKSATU.id – Bukan hanya membuka peluang siswa menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian, Cendekia Eduka juga membangun portofolio prestasi, karakter dan pengalaman internasional siswa.
Pendekatan ini diterapkan lembaga pendidikan yang dipimpin Mr. Jun dengan fokus utama membantu siswa mencapai target masuk ke kampus favorit dan tidak hanya berorientasi pada nilai rapor atau hasil ujian.
Berbeda dengan lembaga bimbingan belajar pada umumnya, Cendekia Eduka menerapkan Targeting Education System, yakni sistem pembinaan yang disusun berdasarkan tujuan akhir setiap siswa.
Sejak awal, setiap peserta didik didampingi untuk menyusun peta jalan menuju kampus impian melalui penguatan akademik, pengembangan keterampilan, pembentukan karakter, hingga pembangunan rekam jejak prestasi yang relevan.
Baca Juga: Mulai 2026, 80 Persen Beasiswa LPDP Difokuskan ke STEM, Ini Daftar Bidang Prioritas Pemerintah
Menurut Mr. Jun, setiap siswa memiliki potensi yang berbeda sehingga strategi pendampingannya pun harus disesuaikan.
"Kami tidak hanya mengajarkan materi pelajaran. Kami memulai dari sebuah pertanyaan sederhana, yaitu 'kampus apa yang ingin kamu tuju?'," ucap dia.
Dari target masing-masing siswa tersebut, kemudian disusun strategi belajar, memilih kompetisi yang sesuai, membangun portofolio prestasi, melatih kemampuan komunikasi, kepemimpinan, hingga kesiapan menghadapi SNBP maupun SNBT.
"Kami ingin setiap siswa memiliki arah yang jelas sejak awal," ujar Mr. Jun.
Berdasarkan data internal lembaga, sekitar 95 persen siswa binaan Cendekia Eduka berhasil diterima di perguruan tinggi negeri sesuai pilihan mereka, baik melalui jalur prestasi maupun jalur tes.
Tidak hanya berprestasi secara akademik, siswa binaan Cendekia Eduka juga aktif mengikuti berbagai kompetisi nasional dan internasional sebagai bagian dari penguatan portofolio.
Salah satu capaian terbaru datang dari tiga siswa Rabbaanii Islamic School Cikarang yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang International Robotic Training and Competition (IRTC) 2026 di Johor, Malaysia, dan Singapura.
Dalam kompetisi tersebut, Afkaar Dzaki Prasetyo meraih Juara 1 kategori Sumo Robot 500 Gram, Ammar Naufal Prasetyo memperoleh Juara 3 Student Conference, sementara Abdurrahman meraih Juara 2 Legged Sumo Robot.
Tim pembimbing dari Cendekia Eduka juga menerima penghargaan Rising Star Robotics Team atas kontribusinya dalam membina talenta muda Indonesia.
Bagi Cendekia Eduka, prestasi internasional bukan sekadar mengejar medali.
Kompetisi dipandang sebagai sarana untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta membangun portofolio yang dapat menjadi nilai tambah ketika siswa mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi.
"Kami percaya bahwa prestasi adalah hasil dari proses yang terarah," ujar Mr. Jun.
Menurut dia, ketika siswa memiliki target yang jelas, didampingi dengan strategi yang tepat, dan diberi kesempatan berkembang melalui pengalaman nyata, peluang mereka untuk diterima di kampus impian akan semakin besar.
"Prestasi internasional hanyalah salah satu bagian dari proses membentuk generasi yang siap bersaing di tingkat global," kata Mr. Jun.
Pendekatan tersebut mulai mendapat perhatian dari berbagai institusi pendidikan.
Sepanjang tahun ini, Cendekia Eduka dipercaya menjadi mitra pengembangan program akademik, STEM, dan robotika di sejumlah sekolah unggulan di Indonesia.
Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus meningkatkan daya saing siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan.
Baca Juga: Beasiswa Guru S1-D4 Kemendikdasmen Dibuka, Ini Jawaban atas Pertanyaan yang Paling Sering Muncul
Pendiri Rabbaanii Islamic School, Haris Prasetyo, menilai kolaborasi dengan Cendekia Eduka telah memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik.
Ia mengaku melihat perubahan yang nyata pada siswa, bukan hanya dari sisi prestasi, tetapi juga kepercayaan diri, kemampuan berpikir, dan keberanian mereka menghadapi tantangan.
"Keberhasilan di kompetisi internasional menjadi salah satu bukti bahwa pembinaan yang terarah mampu membuka peluang yang lebih luas bagi masa depan mereka," ujarnya.
Di tengah perubahan dunia pendidikan yang semakin kompetitif, Cendekia Eduka terus mengembangkan model pembelajaran yang mengintegrasikan akademik, pengembangan karakter, teknologi, riset, kompetisi, serta perencanaan karier dan pendidikan tinggi.
Tujuannya adalah membekali siswa agar tidak hanya lulus sekolah, tetapi juga memiliki bekal yang kuat untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik dan berkontribusi bagi masyarakat.
Ke depan, Cendekia Eduka menargetkan perluasan kemitraan dengan lebih banyak sekolah di berbagai daerah di Indonesia.
Lembaga ini juga berkomitmen menghadirkan lebih banyak program pembinaan yang membuka akses siswa terhadap kompetisi internasional, riset, inovasi, dan pengalaman belajar global sebagai bagian dari upaya mencetak generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing internasional.
Tentang Cendekia Eduka
Cendekia Eduka merupakan lembaga pendidikan yang berfokus pada pembinaan siswa menuju perguruan tinggi impian melalui pendekatan Targeting Education System.
Program yang dikembangkan mengintegrasikan strategi masuk PTN, penguatan akademik, pembentukan karakter, pengembangan portofolio prestasi, kompetisi nasional dan internasional, serta pembinaan kepemimpinan.
Dengan filosofi bahwa setiap siswa memiliki potensi untuk berhasil apabila didampingi dengan strategi yang tepat, Cendekia Eduka terus berkomitmen mencetak generasi Indonesia yang unggul di tingkat nasional maupun global.***




