POJOKSATU.id - Kabar baik bagi para dosen vokasi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang doktor atau S3. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Doktoral Dosen Vokasi Tahun 2026.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualifikasi akademik, kompetensi profesional, serta kapasitas riset terapan dosen vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan industri.

Melalui program ini, dosen terpilih dapat menempuh studi doktoral di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri dengan dukungan pembiayaan yang mencakup tidak hanya biaya pendidikan, tetapi juga biaya hidup hingga bantuan penelitian.

Baca Juga: Beasiswa Guru Unpad 2026 Dibuka hingga 13 Juli, Sediakan Kuliah S2 Gratis untuk Guru dari Seluruh Indonesia

Kemdiktisaintek juga meminta pimpinan perguruan tinggi untuk menyebarluaskan informasi program ini kepada dosen di lingkungan masing-masing serta mendorong dosen yang memenuhi syarat agar segera melakukan pendaftaran secara daring.

Pendaftaran dilakukan melalui laman https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id mulai 4 Mei hingga 30 Juni 2026 dan seluruh peserta wajib mengikuti tahapan seleksi sesuai ketentuan yang tercantum dalam pedoman resmi program.

Komponen Pendanaan Beasiswa
Penerima Beasiswa Doktoral Dosen Vokasi 2026 akan memperoleh dukungan pendanaan berupa:

Baca Juga: Kebijakan Ekspor Satu Pintu Akan Menggeser Peta Geoekonomi Serantau ASEAN?

Biaya pendaftaran

Biaya pendidikan doktoral

Biaya hidup bulanan

Biaya buku dan bahan akademik

Biaya bantuan penelitian

Biaya perjalanan keberangkatan dan kepulangan

Biaya lain yang sesuai dan disetujui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi

Syarat Pendaftaran
Calon peserta harus memenuhi persyaratan berikut:

Dosen tetap di lingkungan Kemdiktisaintek yang berasal dari politeknik atau sekolah vokasi

Berstatus Warga Negara Indonesia

Memiliki surat penerimaan dari program doktor

Berusia maksimal 50 tahun

Memiliki NUPTK yang terdaftar di PDDikti

Belum memiliki gelar doktor

Tidak sedang menempuh pendidikan doktor

Memiliki izin studi dari pejabat yang berwenang sesuai status perguruan tinggi

Mengisi surat pernyataan diri sesuai format

Memiliki tema, topik, atau judul rencana penelitian doktoral

Melampirkan surat pernyataan pendaftar beasiswa doktoral dalam negeri

Melampirkan surat keterangan sehat dari rumah sakit atau puskesmas

Daftar Kampus Tujuan Studi
Peserta dapat memilih program doktor pada perguruan tinggi penyelenggara berikut:

IPB University

Institut Teknologi Bandung

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Universitas Airlangga

Universitas Andalas

Universitas Brawijaya

Universitas Diponegoro

Universitas Gadjah Mada

Universitas Hasanuddin

Universitas Indonesia

Universitas Padjadjaran

Universitas Sriwijaya

Universitas Sumatera Utara

Universitas Syiah Kuala

Universitas Udayana

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Politeknik Negeri Malang

Politeknik Negeri Bali

Politeknik Negeri Ujung Pandang

Tahapan Pendaftaran
Berikut langkah pendaftaran Beasiswa Doktoral Dosen Vokasi 2026:

Mengakses laman pendaftaran https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id

Mengisi formulir pendaftaran secara daring

Mendaftar ke perguruan tinggi penyelenggara

Mengikuti seleksi akademik di perguruan tinggi tujuan

Mengikuti seleksi administrasi

Mengikuti seleksi substansi atau wawancara

Baca Juga: Kenaikan Jabatan Guru Kini Tak Lagi Otomatis, UKKJ 2026 Jadi Penentu Karier ASN, Pendaftaran SUDAH DIBUKA, Ini Jadwal dan Panduannya

Pedoman dan Dokumen Resmi
Kemdiktisaintek telah menyediakan pedoman lengkap yang memuat persyaratan rinci, mekanisme seleksi, dokumen yang harus diunggah, ketentuan pendanaan, hingga kewajiban penerima beasiswa.

Calon pendaftar disarankan membaca pedoman secara menyeluruh sebelum melakukan registrasi agar seluruh dokumen yang dibutuhkan dapat dipersiapkan dengan baik.

Pedoman resmi dapat diakses melalui tautan:
https://drive.google.com/file/d/1jfc3kUO5HarbHljmOVp3O94o5BQxgfm7/view

Batas akhir pendaftaran program ini adalah 30 Juni 2026.

Karena proses seleksi mencakup sejumlah tahapan administrasi dan akademik, para dosen yang memenuhi syarat sebaiknya mulai menyiapkan dokumen sejak sekarang agar kesempatan melanjutkan studi doktoral melalui beasiswa ini tidak terlewat. ***