POJOKSATU.ID - Kemensos memastikan bahwa Gedung Sekolah Rakyat permanen tahap dua akan siap dimanfaatkan pada tahun ajaran baru Juli mendatang.

Kepastian ini didukung penuh oleh langkah percepatan pembangunan fisik yang terus dikawal ketat oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kementerian Pekerjaan Umum yang bersedia turun langsung ke lapangan demi mengatasi tantangan yang luar biasa.

Guna mengimbangi kesiapan bangunan fisik tersebut, Kementerian Sosial bergerak cepat menyiapkan masa transisi dari sekolah rintisan menjadi sekolah permanen.

Baca Juga: Menolak Lupa Sejarah: Mengapa 1 Juni Diperingati Hari Lahir Pancasila?

Salah satu langkah konkret yang diambil pemerintah pada tahun ini adalah melakukan rekrutmen besar-besaran untuk tenaga pendidik.

Kementerian Sosial berencana menjaring lebih dari 3.000 guru baru untuk mengisi ruang-ruang kelas yang telah selesai dibangun.

Tidak hanya guru, pemerintah juga membuka lowongan untuk lebih dari 5.000 tenaga kependidikan demi menyokong manajemen sekolah yang lebih profesional.

Dari sisi kepesertaan didik, kuota yang disediakan juga melonjak tajam dengan target merekrut lebih dari 32.000 siswa baru tahun ini.

Baca Juga: Status Kelulusan Sertifikasi Masih Merah di Info GTK, Guru Wajib Cek 3 Hal Ini!

Langkah pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia ini berjalan beriringan dengan modernisasi fasilitas kegiatan belajar mengajar.

Kementerian Komunikasi dan Digital telah berkomitmen untuk membangun sarana prasarana pembelajaran berbasis digital di setiap lokasi.

Fasilitas yang akan disiapkan mencakup instalasi jaringan koneksi internet serta penyediaan perangkat keras pendukung lainnya di dalam ruang kelas.

Melalui integrasi antara kesiapan gedung baru, kecukupan jumlah guru, dan ketersediaan akses internet, kualitas pendidikan di Sekolah Rakyat diyakini akan meningkat pesat.

Seluruh persiapan komprehensif ini diharapkan dapat selesai tepat waktu sebelum bel tanda masuk sekolah berbunyi pada bulan Juli 2026.***