POJOKSATU.id - Perkembangan dunia komunikasi dan industri penyiaran di Indonesia yang semakin pesat menjadi salah satu alasan lahirnya Akademi Komunikasi Radya Binatama (AKRB) Yogyakarta.
Kampus vokasi ini hadir untuk menjawab kebutuhan industri media kreatif yang terus berkembang, khususnya di bidang broadcasting dan komunikasi modern.
Didirikan oleh Yayasan Radya Binatama pada tahun 1999, AKRB menjadi institusi pendidikan yang fokus mencetak sumber daya manusia profesional di bidang komunikasi.
Baca Juga: Fabrizio Romano Ungkap Rencana Besar Arsenal Jelang Final Liga Champions
Semangat pendirian kampus ini juga dipicu oleh bertambahnya stasiun televisi nasional dan berkembangnya dunia media penyiaran di Indonesia.
AKRB sendiri telah mendapatkan kepercayaan pemerintah berdasarkan SK Dirjen Dikti No. 3982/D/T/K-V/2010.
Program Studi Penyiaran yang dimiliki juga telah terakreditasi B melalui SK BAN-PT No. 2535/SK/BAN-PT/Akred/DipI-III/IX/2018.
Baca Juga: Pendapatan Arsenal Diprediksi Melejit Usai Final UCL, Lebih Banyak dari Musim Treble Man City
Menariknya, AKRB berada di bawah pengelolaan AMIKOM Group yang memiliki berbagai unit usaha media seperti RBTV, radio, hingga sejumlah perguruan tinggi swasta unggulan.
Dukungan ekosistem media tersebut membuat mahasiswa memiliki kesempatan praktik langsung di dunia industri kreatif sejak masih kuliah.
Visi AKRB adalah menjadi perguruan tinggi unggulan dalam menghasilkan tenaga profesional bidang komunikasi yang berjiwa wirausaha berskala nasional pada tahun 2030.
Baca Juga: Listrik PLN di Tiga Provinsi di Sumbagut Padam Total Hampir 4 Jam, Ini Penyebabnya
Untuk mewujudkan hal itu, kampus ini menjalankan berbagai misi, mulai dari pendidikan vokasi berkualitas, penelitian inovatif, hingga pengabdian masyarakat berbasis teknologi komunikasi.
AKRB juga menyediakan fasilitas penunjang yang cukup lengkap untuk mendukung proses belajar mahasiswa.
Mulai dari ruang kelas ber-AC dengan LCD, studio mini TV, studio radio, studio fotografi, laboratorium multimedia dan editing, perpustakaan, hingga hotspot gratis.
Baca Juga: Persib Juara, Pemkot Bandung Siaga Penuh Antisipasi Euforia Bobotoh di Jalanan
Tak hanya itu, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman langsung di dunia kerja melalui laboratorium praktik RBTV yang rutin memproduksi program televisi “Pelangi Jogja” setiap minggu.
Kualitas pengajaran di AKRB didukung para dosen dari kalangan akademisi dan praktisi industri media.
Mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pembelajaran praktis yang relevan dengan kebutuhan industri komunikasi masa kini.
Baca Juga: Gaji Guru Dinilai Masih Kecil, Prabowo Soroti Aliran Kekayaan RI Rp5.500 Triliun ke Luar Negeri
Untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan organisasi mahasiswa, AKRB juga memiliki berbagai organisasi kemahasiswaan dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Mulai dari UKM Radio “Aksara”, Produksi TV “Pelangi Jogja”, Film “Cleper Cine Film”, Teater “KONTAK”, Musik “MUKARATA”, Fotografi “ALC”, hingga English Club “AEC”.
Selain itu, terdapat pula UKM pecinta alam, olahraga, kerohanian, hingga Satgas Anti Narkoba “Gerhana” yang menjadi wadah pengembangan karakter mahasiswa.
Baca Juga: Dua Laporan Resmi Masuk Polda Metro, Keluarga Korban Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Dengan dukungan fasilitas, jaringan industri media, hingga lingkungan pembelajaran yang aplikatif, AKRB Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya mencetak lulusan komunikasi yang siap bersaing di dunia industri kreatif nasional.
Di tengah derasnya arus perkembangan media digital dan industri kreatif, AKRB Yogyakarta hadir bukan sekadar sebagai kampus komunikasi, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda yang ingin berkarya, berani tampil, dan membawa ide-ide kreatifnya menjadi nyata di dunia profesional.***




