POJOKSATU.ID - Skandal kekerasan anak di Little Aresha, sebuah daycare yang berlokasi di Umbulharjo, Yogyakarta, memasuki babak baru yang semakin mengerikan pasca dilakukannya penggerebekan oleh pihak kepolisian.

Informasi yang semula hanya berupa kecurigaan orang tua, kini terkonfirmasi melalui temuan lapangan yang mengungkap praktik pengasuhan yang sangat jauh dari standar kemanusiaan.

Berdasarkan laporan terbaru, terkuak bahwa oknum pengasuh di lembaga tersebut melakukan tindakan penyiksaan fisik yang sistematis untuk membungkam anak-anak yang mereka titipkan.

Fakta mengejutkan menunjukkan bahwa anak-anak di Little Aresha sering kali mengalami tindakan pembatasan gerak secara paksa dengan cara mengikat tangan dan kaki mereka.

Baca Juga: Dugaan Penyiksaan Balita di Daycare Jogja, Temuan Foto Bayi Dibungkus dan Diikat Kain Viral di Media Sosial

Tidak berhenti di situ, beberapa saksi dan bukti visual mengindikasikan adanya perlakuan merendahkan martabat di mana balita dibiarkan dalam kondisi telanjang hingga waktu pulang tiba.

Untuk menghindari suara tangisan terdengar keluar atau mengganggu pengasuh, pihak lembaga diduga kerap membekap mulut anak-anak tersebut, sebuah tindakan yang sangat membahayakan nyawa dan kesehatan mental korban.

Kondisi ruang penitipan juga menjadi sorotan tajam setelah beredarnya foto yang memperlihatkan anak-anak dimasukkan ke dalam satu ruang kosong tanpa fasilitas yang memadai.

Di dalam ruangan tersebut, balita-balita malang ini dibiarkan tergeletak di lantai tanpa pengawasan dan stimulasi apa pun.

Baca Juga: Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha Jogja, Pola Perilaku Menyakiti Diri pada Anak Mencuat ke Publik!

Sementara orang tua mereka bekerja dengan harapan anak-anak mereka mendapatkan perawatan terbaik.

Kontras antara biaya iuran yang dibayarkan orang tua dengan realita penelantaran yang terjadi di dalam gedung menimbulkan kemarahan luar biasa dari berbagai lapisan masyarakat.

Kasus ini akhirnya benar-benar terungkap secara resmi setelah polisi melakukan penggerebekan mendadak pada malam hari setelah menerima laporan yang valid.

Tindakan tegas ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk menjerat semua pihak yang terlibat dalam manajemen Little Aresha dengan pasal-pasal berat terkait perlindungan anak.

Saat ini, fokus utama adalah memastikan seluruh korban mendapatkan pemeriksaan medis dan psikis yang menyeluruh guna memulihkan trauma mendalam akibat perlakuan keji yang mereka alami selama ini di Umbulharjo.***