POJOKSATU.id - Kabar baik bagi Anda yang tengah mempersiapkan diri menghadapi seleksi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) 2026.
Redaksi Pojoksatu.id menyediakan contoh soal Tes Manajemen Manajer Koperasi Merah Putih atau KDKMP 2026 yang bisa dipelajari secara gratis tanpa perlu mengeluarkan biaya alias gratis tidah usah bayar.
Seperti diketahui, tahap seleksi kompetensi menjadi salah satu penentu utama dalam proses rekrutmen KDKMP 2026.
Pada tahap ini, peserta tidak hanya diuji dari sisi pengetahuan teori.
Baca Juga: GRATIS TANPA BAYAR 50 Contoh Soal Tes CAT Seleksi KDKMP 2026 dan KNMP 2026 Lengkap Kunci Jawaban
Tetapi juga kemampuan analisis, pengambilan keputusan, serta pemahaman terhadap praktik manajemen koperasi di lapangan.
Berdasarkan Pedoman Resmi PHTC 2026, soal-soal Tes Manajemen umumnya disajikan dalam bentuk studi kasus yang menggambarkan kondisi nyata dalam pengelolaan koperasi.
Peserta dituntut mampu memahami situasi, mengidentifikasi masalah, serta memilih solusi yang paling efektif dan realistis.
Melalui artikel ini, redaksi Pojoksatu.id menghadirkan contoh soal tes manajemen KDKMP 2026 lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan.
Baca Juga: Siap Hadapi Seleksi KDKMP? Bongkar Kisi-Kisi Tes Potensi Kognitif yang Sering Muncul.
Materi yang disajikan mencakup berbagai aspek penting.
Mulai dari fungsi manajemen, peran koperasi dalam ekonomi kerakyatan, hingga pengambilan keputusan strategis dalam operasional koperasi.
Dengan berlatih secara konsisten menggunakan contoh soal yang relevan, diharapkan Anda dapat meningkatkan pemahaman sekaligus kecepatan dalam menjawab soal saat ujian berlangsung.
Dalam artikel ini tersedia contoh soal Tes Manajemen Manajer Koperasi Merah Putih atau Seleksi KDKMP 2026.
Tidak hanya soal yang dilengkapi dengan kunci jawaban, tapi juga diberikan pembahasan untuk setiap soal dan jawaban.
Dengan demikian peserta bisa lebih memahami kenapa jawaban tersebut menjadi jawaban yang benar.
Sehingga ketika nantinya menghadapi soal yang serupa, maka peserta tidak akan kesulitan lagi.
Berikut ini contoh soal Tes Manajemen Manajer Koperasi Merah Putih atau Seleksi KDKMP 2026 lengkap kunci jawaban dan pembahasan.
Baca Juga: Contoh Soal Latihan Tes Kognitif yang Bisa Muncul di Seleksi KDKMP dan KNMP!
Soal 1: Orientasi Pembentukan Koperasi
Dalam perumusan kebijakan pembangunan berbasis komunitas, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya diarahkan sebagai lembaga usaha, tetapi juga sebagai instrumen penguatan ekonomi lokal.
Pertanyaannya, apa orientasi utama pembentukannya?
A. Menciptakan persaingan ekonomi antar desa
B. Membangun kemandirian pangan secara berkelanjutan
C. Mengambil alih seluruh peran BUMDes dan pasar desa
D. Mengalihkan seluruh pelayanan sosial di desa
E. Menempatkan koperasi sebagai alat utama pengelolaan fiskal desa
Jawaban: B. Membangun kemandirian pangan secara berkelanjutan
Pembahasan:
Orientasi utama pembentukan koperasi adalah memperkuat kemandirian masyarakat desa, khususnya dalam aspek ekonomi dan pangan.
Koperasi tidak hanya sebagai badan usaha, tetapi juga sebagai alat pemberdayaan untuk memperluas akses produksi, distribusi, dan pemenuhan kebutuhan secara berkelanjutan.
Soal 2: Target Pembentukan Koperasi
Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 menekankan percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih sebagai program strategis nasional.
Berapa target jumlah koperasi yang dibentuk?
A. 50.000
B. 60.000
C. 70.000
D. 80.000
E. 100.000
Jawaban: D. 80.000
Pembahasan:
Target nasional pembentukan koperasi Desa Merah Putih adalah 80.000 unit sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi desa secara masif.
Soal 3: Dasar Hukum Kewenangan Kepala Desa
Dalam implementasi pembiayaan koperasi, terdapat mekanisme yang melibatkan kepala desa dalam persetujuan pemanfaatan sumber daya desa.
Regulasi yang menjadi dasar kewenangan tersebut adalah:
A. Permendagri Nomor 13 Tahun 2025
B. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2026
C. Permendesa Nomor 10 Tahun 2025
D. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014
E. Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025
Jawaban: D. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014
Pembahasan:
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 mengatur kewenangan kepala desa dalam pengelolaan pemerintahan, aset, dan keuangan desa, termasuk pengambilan keputusan terkait sumber daya desa.
Soal 4: Peran Manajer Koperasi
Dalam rapat evaluasi koperasi, dibahas perubahan AD/ART, pembagian SHU, penataan keanggotaan, dan layanan operasional.
Manajer diminta menindaklanjuti hal yang menjadi ranahnya.
Baca Juga: Massa Desak KPK Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Pinjaman Bank
Apa tindakan yang paling tepat?
A. Mengesahkan perubahan AD/ART
B. Menetapkan pembagian SHU
C. Mengkoordinasikan operasional harian koperasi
D. Mengambil alih fungsi pengawas
E. Menentukan status keanggotaan
Jawaban: C. Mengkoordinasikan operasional harian koperasi
Pembahasan:
Manajer berperan dalam operasional harian, seperti mengatur pelayanan, administrasi, stok, dan memastikan kegiatan berjalan sesuai kebijakan.
Soal 5: Fungsi Manajemen
Manajer membagi tugas kepada petugas kas, gudang, dan layanan, serta mengatur alur kerja.
Fungsi manajemen apakah yang dilakukan?
A. Evaluasi
B. Organizing
C. Controlling
D. Auditing
E. Forecasting
Jawaban: B. Organizing
Pembahasan:
Organizing adalah proses pembagian tugas dan pengaturan struktur kerja agar operasional berjalan efektif, efisien, dan terkoordinasi.
Soal 6: Peran Koperasi dalam Distribusi Hasil Panen
Sebuah koperasi desa mengumpulkan hasil panen anggota dalam jumlah besar, kemudian menjualnya langsung ke supermarket nasional.
Baca Juga: Boleh Bawa Tumbler ke XXI! Ini Aturan Baru dan Daftar Film April 2026 yang Wajib Kamu Tonton
Dengan cara ini, anggota mendapatkan harga yang lebih stabil dan posisi tawar meningkat.
Peran koperasi dalam kasus ini paling tepat dikategorikan sebagai:
A. Fasilitator
B. Konsolidator
C. Agregator
D. Regulator
E. Mediator
Jawaban: C. Agregator
Pembahasan:
Baca Juga: Bukan Cuma Buat Sekolah, KJP Plus Bisa Dipakai Wisata Gratis ke 15 Tempat Ini
Koperasi berperan sebagai agregator, yaitu mengumpulkan hasil produksi anggota agar memiliki volume besar sehingga bisa masuk ke pasar yang lebih luas seperti supermarket.
Fungsi agregator meliputi:
- Meningkatkan akses pasar
- Memperkuat posisi tawar
- Menjamin keberlanjutan pasokan
Perbedaan Agregator dan Konsolidator:
- Agregator: Fokus pada pengumpulan hasil produksi untuk memperluas pasar
- Konsolidator: Fokus pada efisiensi biaya, standarisasi kualitas, dan akses pembiayaan
Soal 7: Fungsi Manajemen
Setelah rencana kerja disusun dan struktur organisasi dibentuk, manajer koperasi mulai menggerakkan seluruh tim untuk menjalankan program, memberikan arahan, serta memastikan setiap unit bekerja sesuai target.
Aktivitas ini mencerminkan fungsi:
A. Planning
B. Organizing
C. Actuating
D. Controlling
E. Auditing
Jawaban: C. Actuating
Pembahasan:
Fungsi actuating adalah tahap pelaksanaan, yaitu menggerakkan seluruh sumber daya agar rencana dapat berjalan di lapangan.
Soal 8: Asas Koperasi
Dalam pengambilan keputusan, pengurus koperasi selalu mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat.
Hal ini mencerminkan asas:
A. Kapitalisme
B. Liberalisme
C. Kekeluargaan
D. Individualisme
E. Kompetisi bebas
Jawaban: C. Kekeluargaan
Pembahasan:
Koperasi di Indonesia berlandaskan asas kekeluargaan, di mana keputusan diambil berdasarkan musyawarah demi kepentingan bersama.
Soal 9: Jenis Koperasi
Sebuah koperasi desa membantu petani menyediakan pupuk, bibit, serta menjual hasil panen anggota ke pasar yang lebih luas.
Jenis koperasi tersebut adalah:
A. Koperasi Konsumen
B. Koperasi Jasa
C. Koperasi Pemasaran
D. Koperasi Produsen
E. Koperasi Simpan Pinjam
Jawaban: D. Koperasi Produsen
Pembahasan:
Koperasi produsen berperan dalam:
- Penyediaan sarana produksi
- Proses produksi
- Pemasaran hasil
Soal 10: Analisis Keuangan (PEARLS System)
Manajer menemukan bahwa sebagian besar aset koperasi terikat pada pinjaman berisiko tinggi dan sulit ditagih.
Fokus utama perbaikan harus diarahkan pada:
A. Liquidity
B. Asset Quality
C. Protection
D. Rate of Return
E. Growth
Jawaban: B. Asset Quality
Pembahasan:
Masalah utama terletak pada kualitas aset (Asset Quality), terutama pinjaman bermasalah.
Dampaknya:
- Menurunkan kesehatan keuangan koperasi
- Menghambat pertumbuhan
- Meningkatkan risiko kerugian
Redaksi Pojoksatu.id mengingatkan, bahwa contoh soal tes manajemen di atas bukan soal yang sesungguhnya untuk diujikan kepada para peserta seleksi.
Akan tetapi Anda bisa mempelajari dan memahami setiap model soal, jawaban dan pembahasannya masing-masing.
Dengan demikian, para peserta akan menjadi lebih terbiasa ketika nantinya menghadapi soal yang sesungguhnya.
Kami juga menyarankan, perbanyak latihan dan menjawab soal-soal agar memiliki bekal yang cukup untuk menjalani tes kompetensi ini.
Semoga contoh soal Tes Manajemen Manajer Koperasi Merah Putih atau Seleksi KDKMP 2026 lengkap kunci jawaban dan pembahasan ini bisa membantu.***




