POJOKSATU.id — Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara resmi membuka pendaftaran Beasiswa Target tahun 2026.

Program ini diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 melalui sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), dengan sasaran utama ustadz, ustadzah, dan guru madrasah binaan Kemenag.

Melalui beasiswa ini, peserta akan memperoleh pembiayaan pendidikan penuh hingga 48 bulan atau setara dengan masa studi S1.

Baca Juga: Transjakarta Rp1 Hari Ini! Momentum Hari Angkutan Nasional 2026, Ini Deretan Keuntungannya

Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan bagi pelamar dari kalangan penyandang disabilitas.

Dalam hal pembiayaan, Beasiswa Target 2026 mencakup berbagai kebutuhan akademik.

Komponen dana pendidikan meliputi biaya pendaftaran, SPP, tunjangan buku, hingga pendanaan penelitian skripsi.

Tak hanya itu, tersedia pula dana tambahan berupa asuransi kesehatan dan bantuan biaya hidup yang diberikan setiap bulan selama masa studi.

Baca Juga: Mau Pilih Penempatan Sendiri? Calon Manajer Kopdes Merah Putih Harus Siap Cek Fakta Ini

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi nantinya akan menempuh pendidikan di perguruan tinggi mitra, yakni UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dengan pilihan program studi seperti Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Pendidikan Agama Islam.

Untuk mengikuti program ini, pelamar harus memenuhi sejumlah ketentuan, seperti berstatus Warga Negara Indonesia, berusia maksimal 48 tahun per 31 Desember 2026, serta telah lulus dari jenjang SMA/MA/SMK.

Menariknya, kesempatan ini juga terbuka bagi pendaftar yang sebelumnya sudah pernah menempuh pendidikan S1.

Baca Juga: 35 Ribu Lowongan Kopdes Merah Putih Dibuka, Umur 35 Tahun Masih Bisa Gaspol dan Peluang Jadi Pegawai BUMN

Selain persyaratan umum, pelamar diwajibkan melengkapi dokumen penting, di antaranya NUPTK atau NPK, SK pengangkatan sebagai pendidik atau ustadz/ustadzah, surat izin dari pimpinan lembaga, surat keterangan sehat, serta dokumen profil diri dan esai personal.

Terdapat pula ketentuan tambahan yang disesuaikan dengan kategori pelamar, baik untuk jalur umum, daerah afirmasi, maupun penyandang disabilitas, yang masing-masing memiliki persyaratan dokumen berbeda.

Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi LPDP.

Peserta diminta membuat akun, melengkapi data diri, mengunggah dokumen persyaratan, lalu mengirimkan aplikasi untuk memperoleh nomor registrasi.

Baca Juga: Mengenal STIKES Mitra RIA Husada Jakarta, Kampus Kesehatan yang Fokus Cetak Tenaga Profesional

Mengacu pada jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran Beasiswa Target 2026 dibuka mulai Selasa, 1 April 2026 hingga Sabtu, 3 Mei 2026.

Tahapan seleksi administrasi akan berlangsung pada 1 hingga 15 Juni 2026, dengan pengumuman hasil dijadwalkan pada Senin, 16 Juni 2026.

Setelah itu, peserta akan menjalani proses lanjutan seperti masa sanggah, asesmen kemampuan akademik dan psikologis, serta wawancara sebelum penetapan kelulusan akhir.

Baca Juga: Ekowisata Citarik Disiapkan Jadi Desa Wisata Edukasi Sampah di Kabupaten Bandung

Kegiatan perkuliahan direncanakan mulai berlangsung pada Agustus 2026.

Program ini menjadi kesempatan strategis bagi tenaga pendidik di lingkungan Kemenag untuk meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus meninggalkan tugas mengajar.***