POJOKSATU.id — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ditunjuk sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 yang mulai berlangsung pada Selasa, 21 April 2026.

Kegiatan ujian tidak hanya dilaksanakan di area kampus UNJ, tetapi juga diperluas dengan melibatkan enam Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Jakarta sebagai titik pelaksanaan tambahan.

Di dalam kampus UNJ, UTBK diselenggarakan di beberapa gedung utama, di antaranya Gedung Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustikom), Gedung Dewi Sartika, Gedung Saudi Fund for Development (SFD) Tower A dan Tower B, serta Gedung L Fakultas Teknik (FT).

Baca Juga: Peserta UTBK 2026 Wajib Cek! Jadwal Sesi Siang Berbeda, Terlambat Langsung Gugur

Untuk memperlancar pelaksanaan ujian, UNJ turut bekerja sama dengan enam SMK Negeri sebagai lokasi tambahan.

Keenam sekolah tersebut adalah SMKN 1 Jakarta di Pasar Baru, SMKN 10 Jakarta di Cawang, SMKN 40 Jakarta di Utan Kayu Utara, SMKN 44 Jakarta di Kemayoran, SMKN 48 Jakarta di Klender, dan SMKN 50 Jakarta di Cipinang Muara.

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 dijadwalkan berlangsung dalam satu gelombang selama 10 hari, yakni dari 21 hingga 30 April 2026.

Khusus di kampus UNJ, jadwal ujian diperpanjang hingga 2 Mei 2026.

Baca Juga: Jual Beli Motor Bekas Kini Lebih Mudah, Ini Tips Penting yang Perlu Anda Tahu

Sebanyak 35.191 peserta akan mengikuti ujian di pusat UTBK sesuai lokasi yang telah ditentukan secara otomatis oleh sistem saat proses pendaftaran.

Setiap hari, ujian dibagi ke dalam dua sesi, yaitu sesi pagi yang dimulai pukul 06.45 WIB dan sesi siang pada pukul 12.30 WIB, dengan penyesuaian waktu khusus pada hari Jumat.

Secara keseluruhan, terdapat 22 sesi di kampus UNJ dan 20 sesi di lokasi sekolah mitra.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, penempatan lokasi ujian kini ditentukan langsung oleh sistem secara otomatis.

Kebijakan ini bertujuan untuk pemerataan distribusi peserta, pemanfaatan kapasitas ruang secara optimal, serta mengurangi potensi kecurangan.

Baca Juga: Semangat Kartini Hidup di SMPN 2 Pangenan, Seluruh Petugas Upacara Diisi Guru Perempuan Berkebaya

Panitia mengimbau peserta agar melakukan survei lokasi sehari sebelum ujian untuk menghindari keterlambatan.

Selain itu, peserta juga dianjurkan menggunakan transportasi umum dengan sistem drop-off karena keterbatasan lahan parkir.

Peserta diwajibkan hadir paling lambat 30 menit sebelum ujian dimulai.

Sebelum masuk ke ruang ujian, mereka harus menjalani verifikasi identitas, pemeriksaan dokumen kelulusan, serta pemeriksaan keamanan menggunakan metal detector.

Dari segi fasilitas, UNJ menyatakan kesiapan penuh dengan menyediakan 1.680 unit komputer utama serta 249 unit komputer cadangan setiap harinya.

Baca Juga: Ramai Dipakai untuk Konsultasi Kesehatan, Seberapa Aman ChatGPT dan AI Lainnya?

Seluruh perangkat tersebut tersebar di 75 ruang ujian yang berada di 11 lokasi berbeda.

Selain itu, UNJ juga menyediakan ruang ujian khusus yang ramah bagi penyandang disabilitas sebagai wujud komitmen terhadap pendidikan yang inklusif.

Fasilitas ini memungkinkan peserta berkebutuhan khusus mengikuti ujian dengan aman dan nyaman.

Berbagai informasi pendukung seperti denah lokasi, pengaturan lalu lintas, aturan berpakaian, hingga daftar barang yang boleh dan tidak boleh dibawa juga disediakan secara lengkap, baik dalam bentuk fisik maupun digital di sekitar lokasi ujian.

Baca Juga: Chef Made Leon Winata Ubah Arah Kuliner The Alana Sentul City dengan Konsep Sustainable Dining

Pihak kampus terus menjalin koordinasi dengan Panitia Pusat SNPMB guna memastikan keselarasan kebijakan serta keamanan sistem selama pelaksanaan berlangsung.

Dengan persiapan yang matang, UNJ optimistis pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 dapat berlangsung lancar, tertib, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan objektivitas bagi seluruh peserta. ***