POJOKSATU.id - Bagi siswa yang suka pelajaran Matematika, Tes Kemampuan Akademik (TKA) bisa jadi tantangan seru untuk menguji kemampuan diri. 

Namun bagi yang kurang menyukai Matematika, ujian ini sering dianggap menegangkan karena khawatir soal yang keluar sulit dikerjakan.

Padahal, menghadapi TKA Matematika SD bukan soal siapa yang paling cepat menghitung atau paling banyak hafal rumus. Hal terpenting justru memahami konsep dasar. 

Baca Juga: Besok Dimulai, Ini Jadwal TKA SD 2026 Lengkap Pembagian Sesi Tiap Mata Pelajaran, Dibagi Empat Gelombang

Jika konsep sudah kuat, anak akan lebih mudah menjawab berbagai tipe soal.

TKA Matematika SD tidak hanya mengukur kemampuan berhitung. 

Ujian ini juga melihat apakah siswa mampu memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika, lalu menggunakannya untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. 

Karena itu, belajar dengan memahami isi materi jauh lebih penting daripada sekadar menghafal.

Baca Juga: Jelang Penataan Kota Bandung, Parkir Liar di Panjunan hingga Riau Ditertibkan

Kisi-Kisi TKA Matematika SD 2026

Berdasarkan acuan resmi, kompetensi yang diukur meliputi pengetahuan matematika seperti bilangan, operasi hitung, pecahan, pengukuran, dan bangun datar.

Selain itu, siswa diuji kemampuan representasi matematika, yakni mengubah masalah sehari-hari ke bentuk angka atau model matematika.

Aspek lain yang dinilai adalah penalaran, seperti membaca pola, memilih langkah tepat, dan berpikir logis. 

Ada pula koneksi matematis, yaitu menghubungkan satu konsep dengan konsep lain. Terakhir, kemampuan penyelesaian masalah terutama dalam bentuk soal cerita.

Baca Juga: 2026 Jadi Tahun Infrastruktur, Pemkot Bandung Gaspol BRT dan Angkot Listrik

Materi utama TKA Matematika SD mencakup bilangan rasional seperti pecahan, desimal, persen, perbandingan, pengurutan bilangan, operasi hitung, KPK, dan FPB. 

Pada bagian geometri dan pengukuran, siswa perlu memahami bangun datar, bangun ruang, panjang, berat, waktu, luas, keliling, volume, sudut, serta penaksiran ukuran.

Sementara pada bab data, siswa harus mampu membaca dan menggunakan piktogram, diagram batang, serta tabel frekuensi.

Hal Penting Seputar TKA Matematika SD

Soal TKA Matematika SD tidak hanya berisi hitungan biasa. Ada juga soal pola, logika, dan penyelesaian masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Tingkat kesulitannya bertahap, mulai dari yang sederhana hingga menantang sesuai jenjang SD.

Baca Juga: Webcam JS Error Saat Daftar Kopdes Merah Putih? Jangan Panik, Cukup Ubah Pengaturan Ini di Browser Anda!

Jika waktu belajar mepet, fokuslah pada konsep dasar terlebih dahulu. Setelah itu lanjutkan dengan latihan soal.

Anak juga perlu dibiasakan mengerjakan soal cerita karena di sanalah pemahaman konsep sering terlihat jelas.

TKA SD bukan penentu kelulusan. Tes ini digunakan untuk melihat kemampuan akademik siswa secara objektif dan menjadi bagian dari pemetaan mutu pendidikan.

Orang tua bisa membantu dengan mengecek materi yang masih lemah, lalu mendampingi belajar secara santai dan bertahap agar anak tidak tegang.

Baca Juga: Program Beasiswa Film Dian Sastro 2026 Dibuka Mulai 21 April, Cek Syarat untuk Biaya Kuliah Penuh Gratis

Contoh Soal TKA Matematika SD 2026

Soal 1

Tentukan nilai dari 150% − 2 + 3 × 0,4 + 3/5 = ...

A. 1,1
B. 1,3
C. 1,5
D. 1,7

Kunci Jawaban: B. 1,3

Pembahasan:
150% = 1,5
3 × 0,4 = 1,2
3/5 = 0,6

Maka:
1,5 − 2 + 1,2 + 0,6 = 1,3

Baca Juga: Mahasiswa Asing Bisa Kuliah di Aceh, USK Buka Penerimaan Internasional 2026-2027 Lengkap dengan Beasiswa

Soal 2

Harga kotak pensil Rp18.000. Harga buku gambar adalah 2/3 dari harga pensil, sedangkan penggaris 0,5 kali harga pensil. Jika semua mendapat diskon 20%, harga 1 buku gambar dan 1 penggaris menjadi ...

A. Rp16.800
B. Rp19.200
C. Rp20.400
D. Rp24.000

Kunci Jawaban: A. Rp16.800

Pembahasan:
Buku gambar = 2/3 × 18.000 = 12.000
Penggaris = 0,5 × 18.000 = 9.000
Total = 21.000

Diskon 20% berarti bayar 80%:
0,8 × 21.000 = Rp16.800

Baca Juga: Liburan Hemat! TMII Beri Diskon Tiket 51 Persen selama April 2026, Ini Rincian Harga dan Aturannya

Soal 3

Bu Rina membuat 8 kendi sirup, masing-masing 5,5 liter. Semua dituangkan ke 40 botol besar sama banyak. Botol kecil berisi setengah botol besar. Pernyataan berikut benar atau salah?

  1. Jumlah sirup 44 liter

  2. Isi tiap botol besar 1,1 liter

  3. Isi botol kecil 0,55 liter

  4. Dua botol kecil sama dengan satu botol besar

Kunci Jawaban:
1 Benar
2 Benar
3 Benar
4 Benar

Pembahasan:
8 × 5,5 = 44 liter
44 ÷ 40 = 1,1 liter
1,1 ÷ 2 = 0,55 liter

Baca Juga: Songko 2026, Film Horor Indonesia yang Angkat Cerita Mistis dari Tanah Minahasa

Soal 4

Ibu membeli 4 kg buah. Berat 3 melon kecil total 1,9 kg. Sisanya 7 jeruk dengan berat sama. Berat satu jeruk adalah ...

A. 200 gram
B. 250 gram
C. 300 gram
D. 350 gram

Kunci Jawaban: C. 300 gram

Pembahasan:
Sisa berat jeruk = 4 − 1,9 = 2,1 kg
2,1 ÷ 7 = 0,3 kg = 300 gram

Baca Juga: Empat Agensi Raksasa K-Pop Bersatu, Siapkan Festival Global Fanomenon, Digadang Tandingan Coachella

Soal 5

Data pengunjung kantin selama lima hari:

Senin 20
Selasa 25
Rabu 15
Kamis 30
Jumat 10

Tentukan benar atau salah:

  1. Terbanyak hari Kamis

  2. Senin + Selasa = 40

  3. Selisih Kamis dan Jumat = 20

  4. Total lima hari = 100

Kunci Jawaban:
1 Benar
2 Salah
3 Benar
4 Benar

Pembahasan:
20 + 25 = 45, bukan 40.
Total = 20 + 25 + 15 + 30 + 10 = 100.

Baca Juga: 10 Cara Menghasilkan Uang Secara Online yang Terbukti

Soal 6

Kubus memiliki volume 64 m³. Diubah menjadi balok dengan panjang 3 kali sisi kubus, lebar setengah sisi, dan tinggi tetap. Volume balok adalah ...

A. 64 m³
B. 96 m³
C. 128 m³
D. 192 m³

Kunci Jawaban: B. 96 m³

Pembahasan:
Sisi kubus = 4

Balok:
Panjang = 12
Lebar = 2
Tinggi = 4

Volume = 12 × 2 × 4 = 96 m³

Baca Juga: BNI Kembalikan Dana Jemaat Gereja Katolik Aek Nabara Minggu Ini, Dituangkan dalam Perjanjian Hukum

Soal 7

Jarak Solo ke Magelang 150 km. Kecepatan mobil 60 km/jam. Berangkat pukul 07.30 dan berhenti 20 menit. Tiba pukul ...

A. 10.00
B. 10.10
C. 10.20
D. 10.30

Kunci Jawaban: C. 10.20

Pembahasan:
150 ÷ 60 = 2,5 jam = 2 jam 30 menit
Tambah berhenti 20 menit = 2 jam 50 menit

07.30 + 2 jam 50 menit = 10.20

Semakin sering berlatih, semakin terbiasa anak menghadapi pola soal TKA. Kunci utamanya bukan takut pada Matematika, tetapi berani memahami langkah demi langkah.

Semoga hasil TKA nanti seindah usaha yang sudah diperjuangkan. ***