POJOKSATU.ID - Proses rekrutmen pengelola kopdes yang digelar Kemenkop dan Kemhan semakin mendekati puncaknya.
Namun sayangnya drama di portal pendaftaran justru semakin menjadi-jadi.
Salah satu kendala paling krusial baru saja diungkapkan oleh seorang warganet yang kebingungan saat ingin menuntaskan proses pendaftarannya.
Fokus utama kericuhan teknis ini menimpa akun @manamandaa. Lewat kolom komentar di unggahan, ia membagikan pengalaman pahitnya saat sudah berada di tahap akhir pendaftaran.
Baca Juga: Viral! Penumpang Bawa Obeng Teror Sopir Angkot hingga Nyaris Celaka
Alih-alih mendapatkan notifikasi sukses, yang muncul justru kalimat peringatan:
"Proses akhiri pendaftaran belum bisa dilakukan saat ini. Silakan melakukan pengecekan berkala untuk melakukan submit pendaftaran."
Kondisi ini tentu bikin jantung pelamar berdegup kencang.
Pasalnya, pesan tersebut tidak memberikan kepastian apakah data sudah tersimpan atau pelamar harus mengulang dari awal.
Baca Juga: Kendala Pendaftaran Manajer Kopdes, Dari Kampus Tak Terdaftar Hingga Kuota yang Tiba-tiba Nol!
Fenomena ini diduga terjadi karena adanya pemeliharaan sistem atau lonjakan trafik di server pendaftaran yang tidak mampu menampung antusiasme pelamar secara bersamaan.
Bukan tanpa alasan, antusiasme yang tetap tinggi meski sistem sedang error diduga karena tawaran penghasilan yang menggiurkan.
Akun tersebut membocorkan bahwa kisaran gaji yang akan diterima mencapai Rp5 hingga Rp8 juta per bulan dengan kontrak kerja selama 2 tahun.
Bagi para pelamar yang mengalami nasib serupa dengan @manamandaa, langkah terbaik saat ini adalah tetap tenang dan melakukan pengecekan secara berkala seperti yang disarankan sistem.
Jangan lupa untuk menanyakan detail dokumen seperti Surat Keterangan Sehat agar saat sistem kembali normal, semua berkas sudah benar-benar siap.***




