POJOKSATU.ID - Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin itulah gambaran yang tepat bagi para pelamar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) hari ini.
Setelah berjuang melewati bug pemilihan instansi, kini ribuan pelamar lulusan D-III hingga S-1 tertahan di tahap unggah dokumen karena format surat pernyataan yang diwajibkan justru tidak dapat ditemukan.
Padahal, dalam ketentuan disebutkan bahwa surat tersebut harus diunduh melalui laman resmi https://panselnas.go.id, namun saat diakses, kolom pedoman dan unduhan justru tidak menampilkan file apa pun.
Ketentuan administrasi untuk menjadi Pegawai BUMN Non-ASN ini sebenarnya sangat ketat.
Baca Juga: Cara Cek Status Pengaduan NIK KOPDES 2026 Pastikan Hanya Siapkan Dua Data Utama Ini!
Ketiadaan format resmi di laman pedoman membuat pelamar takut untuk membuat format sendiri.
Ada kekhawatiran besar jika format yang dibuat secara mandiri tidak sesuai dengan standar BP BUMN, yang berujung pada status Tidak Memenuhi Syarat (TMS) di tahap seleksi administrasi.
Pantauan di kolom komentar media sosial menunjukkan gelombang protes dari pelamar.
Banyak yang mengeluhkan bahwa mereka sudah siap dengan e-meterai, namun tidak tahu apa yang harus diketik karena draf suratnya menghilang dari sistem.
Baca Juga: Pendaftaran KOPDES 2026 Aktifkan Layanan Helpdesk SDM, Berikut Menu yang Tersedia!
Kondisi ini semakin diperparah dengan beban sistem yang masih belum stabil, menambah rasa frustrasi pelamar yang dikejar tenggat waktu hingga 24 April 2026.
Mengingat sistem seleksi PHTC ini melibatkan BKN dan Kementerian Pertahanan, akurasi dokumen adalah segalanya.
Hindari menggunakan draf dari program lain atau draf tahun sebelumnya (seperti SPPI) karena poin-poin pernyataannya pasti berbeda, terutama terkait status kepegawaian BUMN Non-ASN.
Sering-seringlah mengecek menu Helpdesk atau status pengaduan, karena biasanya panitia akan mengunggah file cadangan jika laman utama pedoman mengalami error.
Jangan memaksakan submit dengan surat buatan sendiri sebelum ada instruksi resmi bahwa format mandiri diperbolehkan.
Kejelasan mengenai format surat ini sangat dinantikan, mengingat ribuan posisi seperti 30.000 Manajer KDKMP dan jabatan teknis di KNMP sudah menanti putra-putri terbaik bangsa.***




