POJOKSATU.id — Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) sebagai langkah untuk melindungi sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Program ini secara khusus ditujukan bagi kelompok masyarakat miskin dan rentan di seluruh wilayah Indonesia.

Beberapa jenis bansos yang rutin diberikan antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) serta Program Sembako yang sebelumnya dikenal sebagai Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Tak hanya itu, pemerintah juga pernah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) pada tahun 2025.

Baca Juga: Update TPG April 2026 Mulai Validasi di Info GTK, Status Biru Jadi Sinyal SKTP Segera Terbit dan Dana Tunjangan Guru Cair

Hal ini kemudian memunculkan pertanyaan di masyarakat, apakah BLT Kesra akan kembali disalurkan pada April 2026?

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah seseorang terdaftar sebagai penerima bantuan tersebut? Berikut ulasan lengkapnya.

BLT Kesra merupakan salah satu program bantuan sosial yang pertama kali diperkenalkan pada Oktober 2025.

Program ini dibuat dengan tujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang kurang mampu.

Baca Juga: Update TPG April 2026 Mulai Validasi di Info GTK, Status Biru Jadi Sinyal SKTP Segera Terbit dan Dana Tunjangan Guru Cair

Berdasarkan informasi dari laman resmi Kementerian Sekretariat Negara RI, BLT Kesra termasuk dalam paket kebijakan ekonomi nasional.

Program ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

Dalam praktiknya, BLT Kesra diberikan sebagai bantuan tambahan di luar bansos reguler seperti PKH dan Program Sembako.

Adapun sumber anggaran program ini berasal dari efisiensi belanja pemerintah yang diterapkan pada awal tahun 2025.

Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp 300 ribu per bulan selama tiga bulan, yakni Oktober hingga Desember 2025.

Penyaluran dilakukan sekaligus, sehingga total bantuan yang diterima mencapai Rp 900 ribu.

Sasaran penerima BLT Kesra adalah masyarakat miskin dan rentan yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Memasuki tahun 2026, pemerintah diketahui mulai menyalurkan bansos triwulan II pada April, tepatnya sejak Senin, 13 April 2026.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa penyaluran tersebut dimulai pada minggu ketiga bulan April.

"Mungkin nanti di atas tanggal 10 lah ya. Jadi minggu ketiga mungkin. Kita mulai minggu ketiga bulan April ini," ujarnya.

Meski demikian, bansos yang disalurkan pada tahap tersebut hanya mencakup bantuan reguler seperti PKH dan Program Sembako.

Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi terkait kelanjutan program BLT Kesra pada tahun 2026.

Dengan demikian, masyarakat masih perlu menunggu informasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Walaupun belum ada kepastian, masyarakat tetap bisa mengecek status penerima bansos secara berkala melalui portal resmi yang disediakan oleh Kemensos.

Caranya cukup mudah. Pertama, kunjungi laman “Cek Bansos” di situs cekbansos.kemensos.go.id.

Kemudian, masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP. Setelah itu, ketik ulang kode captcha yang muncul di layar.

Jika kode kurang jelas, kamu bisa memperbaruinya dengan menekan ikon refresh. Terakhir, klik tombol “Cari Data”.

Sistem nantinya akan menampilkan berbagai informasi penting.

Mulai dari nama penerima, kategori desil, status penerima bansos, hingga periode penyaluran bantuan.

Bagi masyarakat yang merasa memenuhi syarat namun belum terdaftar, Kemensos juga menyediakan fasilitas pengajuan melalui aplikasi resmi Cek Bansos.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengunduh aplikasi tersebut melalui Play Store atau App Store.

Setelah itu, buat akun baru dengan mengisi data sesuai KTP, lalu lengkapi seluruh informasi yang diminta.

Jika akun sudah aktif, lakukan login dan pilih menu “Usul Sanggah”.

Selanjutnya, isi data diri secara lengkap sesuai KTP dan unggah dokumen pendukung seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), serta kondisi tempat tinggal.

Setelah proses pengajuan selesai, statusnya dapat dipantau secara berkala melalui aplikasi.

Apabila dinyatakan memenuhi kriteria, nama pemohon akan masuk dalam daftar penerima bantuan sosial melalui sistem DTSEN.

Itulah informasi terbaru mengenai BLT Kesra 2026, mulai dari pengertian, status pencairan, hingga cara mengecek penerimanya.***