POJOKSATU.id - Bapak/Ibu guru yang belum memiliki sertifikasi pendidik mungkin sempat bertanya, “Apakah masih bisa mendapatkan tunjangan?”
Jawabannya masih bisa, nih.
Pemerintah tetap memberikan perhatian melalui skema tambahan penghasilan yang dikenal dengan istilah Tamsil.
Meski tidak sebesar Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tamsil tetap menjadi penopang penting untuk kesejahteraan.
Yuk, kita pahami lebih dalam supaya Bapak/Ibu bisa memanfaatkannya secara maksimal.
Apa Itu Tamsil dan Siapa yang Berhak Menerima
Tamsil adalah tambahan penghasilan yang diberikan khusus untuk guru ASN yang belum memiliki sertifikat pendidik.
Artinya, selama Bapak/Ibu masih dalam proses menuju sertifikasi, tetap ada dukungan finansial yang bisa diterima setiap periode tertentu, dan kini mulai diarahkan lebih rutin.
Namun, perlu diingat, tidak semua guru otomatis mendapatkannya.
Baca Juga: Begini Skema Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah Disaat Kebijakan WFH Pemerintah!
Ada syarat administratif seperti status aktif, beban kerja terpenuhi, serta data yang valid di Dapodik.
Kenapa Tamsil Penting untuk Guru Non Sertifikasi
Bagi banyak guru, terutama yang sedang berjuang mengikuti PPG atau menunggu sertifikasi, Tamsil bisa menjadi “nafas tambahan”.
Dengan adanya penghasilan ekstra ini, kebutuhan sehari-hari bisa lebih terbantu.
Bahkan, dalam beberapa kasus, Tamsil juga digunakan untuk mendukung biaya pengembangan diri, seperti membeli buku atau mengikuti pelatihan.
Jadi, meskipun nilainya tidak sebesar TPG, manfaatnya tetap terasa nyata.
Cara Memastikan Tamsil Bisa Cair Tanpa Kendala
Nah, ini yang sering jadi titik krusial.
Banyak kasus Tamsil tidak cair bukan karena tidak berhak, tapi karena data tidak sesuai.
Beberapa hal yang perlu Bapak/Ibu perhatikan:
1. Pastikan data Dapodik selalu update
2. Beban kerja minimal terpenuhi
3. Status kepegawaian jelas
4. Sinkronisasi dilakukan sebelum batas waktu
Baca Juga: Prabowo Sentil Narasi Indonesia Gelap, Sebut Mungkin Matanya yang Kurang Bagus!
Jangan tunggu sampai ada masalah baru dicek, ya.
Lebih baik rutin diperiksa supaya aman.
Strategi Memanfaatkan Tamsil agar Lebih Berdampak
Supaya tidak sekadar “numpang lewat”, Tamsil bisa dimanfaatkan secara lebih bijak.
Misalnya, dialokasikan untuk:
1. Kebutuhan pendidikan anak
2. Tabungan darurat
3. Pengembangan kompetensi guru
4. Persiapan sertifikasi
Dengan pengelolaan yang tepat, Tamsil bukan hanya tambahan penghasilan, tapi juga investasi masa depan.
Jadi Langkah Awal Menuju Sertifikasi
Perlu dipahami juga, Tamsil bukan tujuan akhir.
Ini justru jembatan menuju tahap berikutnya, yaitu sertifikasi pendidik.
Dengan tetap menerima Tamsil, Bapak/Ibu bisa lebih fokus mempersiapkan diri mengikuti PPG atau proses sertifikasi lainnya.
Baca Juga: Kemendikdasmen Perkuat Data Anak Tidak Sekolah Dengan Hal Berikut!
Karena ketika sudah tersertifikasi, peluang mendapatkan TPG yang nilainya lebih besar pun terbuka.
Pada akhirnya, kebijakan ini menunjukkan bahwa semua guru tetap diperhatikan, baik yang sudah sertifikasi maupun yang belum.
Jadi, tetap semangat ya, Bapak/Ibu.
Sambil memanfaatkan Tamsil, yuk siapkan langkah menuju jenjang profesional yang lebih tinggi.***




