POJOKSATU.id - Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima sebanyak 2.836 mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026 yang diumumkan pada Selasa (31/3).
Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri favorit, UGM kembali mencatat tingginya jumlah peminat.
Tercatat sebanyak 29.456 peserta mendaftar, dengan hanya 2.836 peserta yang berhasil lolos seleksi.
“Tahun ini UGM menerima 2.836 mahasiswa dari jalur SNBP,” kata Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran Prof. Dr. Wening Udasmoro dalam keterangan resminya, Rabu (1/4/2026).
Prodi Favorit dengan Persaingan Ketat
Wening menyebutkan sejumlah program studi dengan tingkat persaingan tinggi.
Pada kelompok saintek, program studi Kedokteran menjadi yang paling kompetitif dengan rasio keketatan mencapai 1:37.
Sementara itu, di kelompok soshum, program studi Akuntansi menjadi yang paling ketat dengan rasio 1:25.
“Tingkat persaingan di dua prodi ini menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa terhadap program studi unggulan sekaligus ketatnya persaingan untuk dapat diterima,” jelasnya.
Kuota Mahasiswa Baru 2026
Bagi peserta yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBP, UGM masih membuka peluang melalui jalur lain.
Total kuota mahasiswa baru untuk program sarjana dan sarjana terapan tahun 2026 mencapai 9.403 kursi.
“Kalau total, calon mahasiswa baru yang diterima untuk program Sarjana dan Terapan sebanyak 9.403 mahasiswa,” ujarnya.
Wening menjelaskan, komposisi penerimaan mahasiswa baru terdiri dari 30 persen melalui SNBP, 30 persen melalui SNBT, dan 40 persen melalui Seleksi Mandiri.
Selain itu, UGM juga membuka jalur International Undergraduate Program (IUP) dengan kuota sebanyak 1.221 mahasiswa.
Tahapan Registrasi Peserta Lolos SNBP
Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus SNBP 2026 di UGM wajib mengikuti proses registrasi sesuai ketentuan.
Tahapan dimulai dengan mengakses pengumuman resmi serta mengunduh formulir melalui laman admissions.ugm.ac.id.
Selanjutnya, peserta diminta melengkapi biodata dan mengunggah dokumen melalui laman simaster.ugm.id mulai 1 April 2026 pukul 15.00 WIB hingga 14 April 2026 pukul 15.00 WIB.
Setelah itu, peserta menunggu hasil verifikasi dokumen sekaligus penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Peserta yang telah lolos verifikasi diwajibkan melakukan pembayaran UKT, konfirmasi pembayaran, pengisian data kemahasiswaan, hingga pemenuhan administrasi lain seperti perlindungan kesehatan dan aktivasi akun mahasiswa.
“Tahap akhir registrasi ditandai dengan pencetakan bukti registrasi sebagai tanda resmi diterimanya calon mahasiswa di UGM,” paparnya.
Data Nasional SNBP 2026
Secara nasional, Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mencatat jumlah peserta SNBP mencapai 806.242 siswa, meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Total peserta tersebut bersaing memperebutkan 189.017 kursi di 146 perguruan tinggi negeri, yang terdiri atas PTN akademik, PTN vokasi, dan PTKIN.
Pada PTN akademik, jumlah pendaftar mencapai 774.263 peserta dengan daya tampung 162.116 kursi.
Sebanyak 155.543 peserta dinyatakan lulus dengan persentase kelulusan 20,09 persen.
Rinciannya, 142.212 peserta diterima pada pilihan pertama, sedangkan 13.331 peserta diterima pada pilihan kedua.
Selain itu, sebanyak 53.897 peserta yang diterima merupakan pendaftar KIP Kuliah atau sekitar 19,67 persen dari total kelulusan.
Sementara itu, pada PTN vokasi, jumlah pendaftar mencapai 77.256 peserta dengan daya tampung 26.929 kursi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 23.438 peserta dinyatakan lulus dengan tingkat kelulusan 30,34 persen.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta.
“Kami mengucapkan selamat kepada peserta yang dinyatakan lulus melalui jalur SNBP 2026.
Ini merupakan hasil dari kerja keras dan konsistensi selama menempuh pendidikan di sekolah.
Bagi yang belum berhasil, masih tersedia kesempatan melalui jalur SNBT,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa peserta yang telah dinyatakan lulus SNBP tidak diperkenankan mengikuti jalur seleksi lain pada tahun yang sama.
“Peserta yang telah dinyatakan lulus SNBP tidak dapat mengikuti jalur SNBT maupun seleksi mandiri.
Oleh karena itu, kami mengimbau agar peserta yang lulus segera melakukan registrasi ulang di perguruan tinggi yang menerima sesuai jadwal yang ditetapkan,” tegasnya. ***




