POJOKSATU.id - Universitas Samudra yang berada di Kota Langsa, Provinsi Aceh, memiliki perjalanan sejarah yang cukup panjang sebelum akhirnya menjadi salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia. 

Kampus ini awalnya dirintis oleh Yayasan Pendidikan Samudra yang memulai program pendidikan tinggi pada 1 April 1970.

Pada masa awal berdirinya, yayasan tersebut mendirikan dua institusi pendidikan tinggi, yakni Sekolah Tinggi Ilmu Hukum dan Ilmu Sosial serta Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi. 

Kedua institusi ini menjadi cikal bakal lahirnya universitas yang kemudian berkembang di wilayah timur Aceh.

Setelah beroperasi selama sekitar lima belas tahun, tepatnya pada 1985, Yayasan Pendidikan Samudra memperoleh izin untuk menggabungkan kedua sekolah tinggi tersebut menjadi sebuah universitas swasta bernama Universitas Samudra Langsa.

Pendirian universitas tersebut secara resmi diakui oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor 0477/0/1985 yang diterbitkan pada 22 Oktober 1985. 

Sejak saat itu, Universitas Samudra mulai menjalankan perannya sebagai penyelenggara pendidikan tinggi di kawasan Aceh bagian timur.

Selama kurang lebih dua puluh delapan tahun, Universitas Samudra Langsa terus berkembang dan memberikan kontribusi penting dalam penyediaan pendidikan tinggi bagi masyarakat sekitar.

Perubahan besar kemudian terjadi pada 13 Mei 2013. Pada tanggal tersebut, Universitas Samudra resmi beralih status menjadi Perguruan Tinggi Negeri berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2013 tentang Pendirian Universitas Samudra.

Pada masa transisi menjadi perguruan tinggi negeri, universitas ini mengelola sebelas program studi yang tersebar di lima fakultas. Kampusnya sendiri menempati lahan seluas sekitar 49,8 hektare di Kota Langsa.

Untuk memperkuat struktur organisasi serta tata kelola universitas, pemerintah kemudian menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 90 Tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Samudra. 

Aturan ini selanjutnya dilengkapi dengan Peraturan Menteri Nomor 23 Tahun 2014 tentang Statuta Universitas Samudra.

Perkembangan Universitas Samudra terus berlanjut. Pada tahun 2014, universitas ini memperoleh persetujuan untuk membuka empat belas program studi baru melalui Keputusan Menteri Nomor 361/E/O/2014 tertanggal 27 Agustus 2014.

Dengan penambahan tersebut, pada tahun yang sama Universitas Samudra telah menawarkan total dua puluh lima program studi. 

Seiring berjalannya waktu, jumlah program akademik terus berkembang hingga kini mencapai 27 bidang studi yang tersebar di lima fakultas.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang komprehensif, Universitas Samudra menawarkan berbagai program akademik dengan kurikulum yang fleksibel dan berorientasi pada kebutuhan masa depan. 

Kampus ini juga berkomitmen mendorong keberagaman, memperluas perspektif global, serta menjaga standar keunggulan akademik.

Tak hanya itu, Universitas Samudra juga aktif membangun jaringan kerja sama internasional. 

Melalui kolaborasi global, universitas ini berupaya menciptakan, berbagi, dan menyebarluaskan pengetahuan sekaligus membuka peluang pertukaran mahasiswa serta pengembangan kepemimpinan masa depan.

Dalam menjalankan aktivitas akademiknya, Universitas Samudra menjunjung tinggi nilai inklusivitas. 

Kampus ini menghargai setiap individu tanpa memandang gender, etnis, budaya, agama, bahasa, usia, maupun latar belakang pendidikan. 

Lingkungan pendidikan, penelitian, dan kerja pun dirancang agar setiap orang dapat mengembangkan potensi serta keunikannya secara optimal.

Saat ini Universitas Samudra dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Hamdani, M.T sebagai Rektor. Ia didampingi oleh Dr. Drs. Muhammad Natsir, S.H., M.H sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Furqan Ishak Aksa, S.Pd., M.Pd sebagai Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, serta Dr. Nasruddin, S.T., M.T sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat.

Perjalanan Universitas Samudra menunjukkan bagaimana sebuah lembaga pendidikan dapat tumbuh dari langkah kecil menjadi institusi penting bagi masyarakat. 

Dari Langsa, kampus ini terus membuka pintu ilmu dan harapan bagi generasi muda yang ingin menatap masa depan dengan lebih percaya diri.***