POJOKSATU.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan arahan strategis guna memacu kinerja para tenaga pendidik di bawah naungan Sekolah Rakyat.

Dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh ratusan perwakilan guru dari seluruh penjuru Indonesia, ditekankan bahwa peran guru bukan sekadar mengajar.

Melainkan menjadi perpanjangan tangan negara dalam menyelamatkan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Fokus utama dari program ini adalah implementasi nyata dari Pasal 34 UUD 1945.

Baca Juga: Referensi Lokasi Ngabuburit Gratis dan Estetik di Pusat Kota Saat Ramadhan !

Gus Ipul menyoroti keberadaan kelompok masyarakat yang selama ini seolah tidak terlihat namun hidup di tengah-tengah kita.

Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah berupaya menyisir dan memberikan kesempatan bagi anak-anak tersebut untuk keluar dari jerat ketidakberdayaan.

Sekolah ini dianggap sebagai jalan baru bagi mereka untuk merajut mimpi yang sebelumnya tidak terjangkau.

Satu poin penting yang menjadi sorotan adalah perubahan paradigma mengenai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

Baca Juga: Semester 1 2026 Dibuka! Program Magang Nasional Targetkan 100 Ribu Peserta, Ini Keistimewaan Batch 4

Selama ini, SKP sering kali hanya dianggap sebagai dokumen administratif formalitas.

Namun, kini guru dituntut untuk menjadikan SKP sebagai kompas dan alat kerja yang nyata.

Pelaporan harian bukan lagi sekadar rutinitas, melainkan tolok ukur profesionalisme untuk melihat dampak nyata terhadap perkembangan siswa.***