POJOKSATU.id — Direktorat Bina Talenta Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, resmi membuka Program Residensi Riset Saintek Internasional 2026.

Program ini menjadi bagian dari inisiatif DIKTISAINTEK Berdampak untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas talenta sains dan teknologi Indonesia.

Pendaftaran program ini dibuka sejak 23 Desember 2025 hingga 23 Februari 2026.

Bagi dosen dan peneliti muda, waktu pendaftaran kian menipis karena pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 6 Maret 2026.

Program residensi ini dirancang untuk memberikan pengalaman riset intensif di lingkungan laboratorium dan pusat penelitian berstandar tinggi dunia, sekaligus memperkuat jejaring riset internasional Indonesia.

Program Residensi Riset Saintek Internasional merupakan skema kolaborasi riset atau magang internasional yang mempertemukan peneliti Indonesia dengan ilmuwan terkemuka dan institusi riset unggulan dunia.

Baca Juga: Dari Rp250 Ribu ke Rp400 Ribu, Insentif Guru Honorer Nonsertifikasi Diusulkan Naik

Durasi residensi berlangsung selama 3 hingga 6 bulan, dengan waktu keberangkatan yang disesuaikan dengan ketersediaan ilmuwan host.

Tujuan Program

  • Program ini memiliki sejumlah tujuan strategis, antara lain:
  • Meningkatkan kualitas peneliti dan penelitian Indonesia
  • Memberikan paparan langsung pada lingkungan riset berkelas dunia
  • Menyemai ilmuwan unggul dan calon peraih prestasi internasional (Nobel Laureate, Fields Medal, dan lainnya)
  • Memperkuat jejaring kolaborasi riset global

Tema Bidang Strategis

Residensi Riset Saintek 2026 memfokuskan kegiatan pada bidang-bidang strategis masa depan, meliputi:

Baca Juga: Total 17 Orang Diamankan KPK Terkait OTT Bea Cukai, 5 Orang Swasta, Kasusnya Terkait Impor

  • Kesehatan, Ilmu Hayati, dan Bioinovasi
  • Transformasi Digital dan Inovasi yang Berpusat pada Manusia
  • Ilmu Keberlanjutan, Iklim, dan Ketahanan
  • Matematika, Sains Terdepan, dan Teknologi Baru

Kriteria dan Persyaratan Peserta

Program ini ditujukan bagi dosen dan peneliti muda dengan kriteria sebagai berikut:

Kriteria Peserta:

  • Dosen atau peneliti muda dengan rekam jejak akademik yang baik
  • Memiliki jejaring atau rencana kolaborasi dengan ilmuwan terkemuka dunia
  • Memiliki rencana kegiatan riset kolaboratif yang jelas

Persyaratan Peserta:

  • Pendidikan terakhir Doktor (S3)
  • Memiliki H-index Scopus minimal 5
  • Berusia maksimal 40 tahun saat pendaftaran
  • Memperoleh persetujuan atau rekomendasi tertulis dari pimpinan unit/lembaga

Kriteria Ilmuwan Terkemuka (Host)

Ilmuwan terkemuka yang menjadi host residensi harus memenuhi salah satu kriteria berikut:

  • Penerima atau nominator penghargaan internasional bereputasi (Nobel, Fields Medal, Breakthrough Prize)
  • Memiliki H-index minimal 70
  • Memiliki reputasi internasional tinggi, dengan minimal dua artikel ilmiah disitasi lebih dari 1.000 kali

Fasilitas bagi Peserta Terpilih

Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas, antara lain:

  • Pengurusan visa (at cost)
  • Akomodasi dan biaya hidup selama residensi
  • Tiket perjalanan pergi–pulang ke lokasi residensi
  • Biaya operasional penelitian (bench fee) bila diperlukan, maksimal USD 3.000

Komitmen dan Kewajiban Peserta

  • Peserta program wajib:
  • Menjaga integritas dan profesionalisme selama kegiatan
  • Mengirimkan laporan perkembangan secara berkala
  • Menyelesaikan luaran program berupa:
  • Draf publikasi ilmiah
  • Rancangan proposal kolaborasi riset

Linimasa Pelaksanaan

Berikut jadwal lengkap Program Residensi Riset Saintek Internasional 2026:

  • Sosialisasi: 23 Desember 2025
  • Pendaftaran: 23 Desember 2025 s.d. 23 Februari 2026
  • Reviu dan Seleksi: 24 Februari s.d. 5 Maret 2026
  • Pengumuman & Penetapan: 6 Maret 2026
  • Pelaksanaan Residensi: Maret s.d. November 2026
  • Pemantauan: Juli s.d. November 2026
  • Pelaporan: Desember 2026

Persyaratan Pendaftaran

Calon peserta wajib menyiapkan dokumen berikut:

  • Proposal penelitian
  • Surat persetujuan atau rekomendasi pimpinan unit
  • Surat penerimaan (Letter of Acceptance) atau surat niat (Letter of Intent) dari host

Kerangka Proposal

Proposal penelitian disusun dengan sistematika:

  • Judul
  • Lembar identitas pengusul
  • Lembar pengesahan pimpinan
  • Latar belakang/kontekstual
  • Metodologi
  • Rencana kegiatan
  • Rancangan usulan biaya
  • Keluaran
  • Profil host atau ilmuwan tujuan
  • Lampiran (CV pengusul)
  • Surat penerimaan atau surat niat

Template dan lampiran proposal dapat diakses melalui tautan template proposal residensi: https://bit.ly/LampiranResidensi

Link Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman pendaftaran Program Residensi Riset Saintek: https://bit.ly/LinkPendaftaranProgramResidensiRisetSaintek

Informasi sosialisasi lengkap juga dapat diakses melalui materi sosialisasi residensi riset: https://bit.ly/MateriSosialisasiResidensiRiset

Jangan lupa, bantu kirim tanggapan di kolom komentar dan share info ini agar makin banyak dosen dan peneliti muda Indonesia ikut berpartisipasi dalam Program Residensi Riset Saintek Internasional 2026.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya. ***