Lewatkan ke konten
Menggunakan Gmail dengan pembaca layar
5 dari 17
Artikel 013-Kak Nina-EDUGOV-Beasiswa KNB 2026
Kotak Masuk
Rizq Azzahra
Lampiran
12.27 (2 jam yang lalu)
kepada saya
Beasiswa KNB 2026 Resmi Dibuka, Peluang Kuliah S1–S3 di Indonesia untuk Warga Negara Asing
Rizq Azzahra
POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) tahun 2026 pada Senin (2/2/2026).
Program ini memberikan kesempatan bagi warga negara asing untuk menempuh pendidikan jenjang S1, S2, hingga S3 di berbagai perguruan tinggi Indonesia.
Beasiswa KNB 2026 dirancang untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di negara-negara berkembang sekaligus memperkuat hubungan antarbangsa melalui pertukaran budaya dan akademik.
Dokumen Persyaratan Beasiswa KNB 2026
Calon pelamar diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen administratif sebelum memulai pendaftaran daring.
Baca Juga: Usai Kasus Keracunan Massal di SMA 2 Kudus, Kepala BGN Siapkan Kartu Kuning untuk SPPG
Dokumen tersebut meliputi surat penawaran Beasiswa KNB, paspor resmi yang masih berlaku, curriculum vitae (CV), serta sertifikat kemampuan bahasa Inggris bagi pelamar dari negara non-penutur bahasa Inggris.
Pelamar juga harus menyertakan surat rekomendasi dari atasan atau supervisor, rekomendasi akademik dari institusi pendidikan sebelumnya, ijazah dan transkrip nilai, laporan kesehatan, serta pernyataan tujuan studi di Indonesia.
Bagi pelamar program doktoral, terdapat kewajiban tambahan berupa surat rekomendasi dari calon pembimbing penelitian di universitas mitra Beasiswa KNB.
Syarat Khusus Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Jenjang Sarjana (S1)
Usia maksimal 21 tahun per 31 Desember 2026 dan telah lulus SMA atau sederajat.
Ketentuan ini memastikan pelamar berada pada rentang usia ideal untuk pendidikan sarjana.
Baca Juga: Pemkab Bima Siapkan Gaji PPPK Paruh Waktu, Nominalnya Rp300 Ribu hingga Rp2 Juta
Memenuhi standar kemampuan bahasa Inggris, yakni TOEFL ITP 477, TOEFL IBT 53, IELTS 5,5, atau TOEIC 510.
Sertifikat bahasa digunakan sebagai indikator kesiapan akademik.
Memiliki rekomendasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) serta pemberi kerja bagi yang sudah bekerja.
Rekomendasi menjadi bentuk verifikasi dan dukungan resmi terhadap pelamar.
Mengunggah video perkenalan berdurasi minimal 5 menit dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia ke YouTube.
Video ini digunakan sebagai penilaian awal kepribadian dan motivasi pelamar.
Bebas penyakit menular, narkoba, tidak sedang wajib militer, dan bersedia tidak menikah selama masa studi.
Ketentuan ini berkaitan dengan kesiapan fisik dan komitmen pendidikan.
Jenjang Magister (S2)
Baca Juga: Virus Nipah di Jakarta Belum Ditemukan, Begini Kata Pramono
Usia maksimal 35 tahun per 31 Desember 2026 dan telah memiliki gelar sarjana.
Syarat usia ditetapkan untuk menjaga relevansi pengalaman akademik pelamar.
Memiliki kemampuan bahasa Inggris minimal TOEFL ITP 500, TOEFL IBT 61, IELTS 6,0, atau TOEIC 575.
Standar ini disesuaikan dengan tuntutan akademik jenjang magister.
Melampirkan ijazah dan transkrip nilai S1 serta rekomendasi dari KBRI dan pemberi kerja.
Dokumen akademik menjadi dasar penilaian kapasitas intelektual pelamar.
Mengunggah video profil berdurasi minimal 5 menit ke YouTube.
Video menjadi sarana penilaian non-akademik.
Menyatakan kesediaan tidak hamil selama masa pendidikan, bebas penyakit menular, narkoba, dan tidak dalam penugasan militer.
Syarat ini bertujuan menjaga kelancaran studi.
Baca Juga: Inovasi Edukasi Safety Riding Astra Honda Raih Pengakuan Internasional di Asia-Oceania
Jenjang Doktoral (S3)
Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2026 dan telah memiliki gelar magister.
Ketentuan ini menyesuaikan dengan kebutuhan riset jangka panjang.
Memiliki skor bahasa Inggris TOEFL ITP 530, TOEFL IBT 71, IELTS 6,0, atau TOEIC 640.
Kemampuan bahasa menjadi aspek krusial dalam riset dan publikasi ilmiah.
Melampirkan ijazah dan transkrip nilai S1 dan S2, proposal disertasi, serta rekomendasi dari calon pembimbing penelitian.
Proposal menjadi penilaian utama kesiapan riset doktoral.
Menyertakan rekomendasi akademik dari institusi asal dan rekomendasi dari atasan.
Rekomendasi ini memperkuat rekam jejak akademik dan profesional pelamar.
Mengunggah video profil minimal 5 menit serta memenuhi syarat kesehatan, larangan menikah, dan bebas wajib militer.
Ketentuan ini sama seperti jenjang lainnya untuk menjaga komitmen studi.
Baca Juga: Inovasi Edukasi Safety Riding Astra Honda Raih Pengakuan Internasional di Asia-Oceania
Prosedur Pendaftaran dan Seleksi
Proses pendaftaran diawali dengan mengunduh formulir surat resmi dan informasi teknis melalui laman resmi Beasiswa KNB di
https://knb.kemdiktisaintek.go.id
Selanjutnya, pelamar wajib menyerahkan dokumen persyaratan ke Kedutaan Besar Indonesia di negara masing-masing.
Setelah proses tersebut selesai, pelamar melanjutkan pengisian data diri secara lengkap melalui sistem daring yang tersedia.
Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, penilaian akademik, wawancara, hingga tes psikologi. Hasil seleksi akhir diumumkan secara terbuka melalui laman resmi dan seluruh keputusan bersifat mutlak.
Jadwal Penting Beasiswa KNB 2026
Pendaftaran daring: 2 Februari–31 Maret 2026.
Tahap awal bagi seluruh pelamar untuk mengajukan permohonan beasiswa.
Baca Juga: Inovasi Edukasi Safety Riding Astra Honda Raih Pengakuan Internasional di Asia-Oceania
Verifikasi dokumen oleh Kedutaan Besar Indonesia: 6–17 April 2026.
Dokumen pelamar diperiksa keabsahan dan kelengkapannya.
Verifikasi Direktorat Urusan Kelembagaan: 20–30 April 2026.
Tahap lanjutan pemeriksaan administratif tingkat pusat.
Seleksi akademik: 4 Mei–12 Juni 2026.
Penilaian menyeluruh terhadap kemampuan akademik dan potensi studi.
Pengumuman penerima beasiswa: 19 Juni 2026.
Hasil seleksi akhir diumumkan secara resmi.
Pendaftaran ulang: 22–26 Juni 2026.
Tahap konfirmasi bagi pelamar yang dinyatakan lolos.
Beasiswa KNB 2026 bukan hanya membuka akses pendidikan tinggi di Indonesia, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan lintas budaya. ***




