POJOKSATU.ID - Membayar iuran BPJS Kesehatan kini semakin praktis dan berpotensi lebih hemat.
Memasuki tahun 2026, Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus mendorong transaksi digital dengan menghadirkan kemudahan pembayaran BPJS melalui berbagai kanal, yang disertai program promo cashback hingga 10 persen sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Langkah ini menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama peserta BPJS Kesehatan mandiri yang harus rutin membayar iuran setiap bulan.
Dengan memanfaatkan layanan perbankan digital BRI, pembayaran BPJS tidak hanya lebih cepat, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa penghematan.
Baca Juga: Isu Polri Pindah Kementerian Bikin Panas, Relawan Prabowo Langsung Nyalakan Alarm
Pembayaran BPJS Lewat BRI Makin Mudah
BRI menyediakan berbagai kanal pembayaran BPJS Kesehatan yang dapat diakses nasabah, mulai dari BRImo, ATM BRI, Internet Banking, hingga agen BRILink yang tersebar hingga pelosok daerah.
Kemudahan ini memungkinkan peserta BPJS membayar iuran kapan saja tanpa harus datang ke kantor BPJS atau loket pembayaran.
Menurut pengamat layanan keuangan digital, integrasi layanan BPJS dengan perbankan besar seperti BRI menjadi bagian dari transformasi sistem pembayaran nasional yang mengedepankan kecepatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna.
Cashback 10 Persen Jadi Daya Tarik
Salah satu hal yang paling menarik perhatian adalah adanya program cashback hingga 10 persen untuk pembayaran BPJS melalui BRI pada 2026.
Baca Juga: Anggaran Kurang Rp7 Miliar, Nasib Gaji PPPK Paruh Waktu Lombok Tengah Terancam
Program ini umumnya diberikan dalam bentuk saldo atau poin reward yang langsung masuk ke rekening atau aplikasi nasabah setelah transaksi berhasil.
Meski besaran cashback dan kuota program biasanya dibatasi, promo ini tetap dinilai membantu meringankan beban pengeluaran rutin masyarakat.
Nasabah diimbau untuk selalu memperhatikan periode promo, batas maksimal cashback, serta metode pembayaran yang memenuhi syarat.
Mendukung Pembayaran Tepat Waktu
Pembayaran BPJS secara digital juga membantu peserta untuk lebih disiplin membayar iuran tepat waktu.
Melalui aplikasi BRImo, nasabah dapat mengatur pengingat atau langsung membayar iuran bulanan hanya dalam hitungan menit.
Hal ini penting mengingat keterlambatan pembayaran BPJS Kesehatan dapat berdampak pada status kepesertaan nonaktif, yang berpotensi menghambat akses layanan kesehatan.
Keamanan Transaksi Jadi Prioritas
BRI memastikan seluruh transaksi pembayaran BPJS dilakukan melalui sistem yang aman dan terverifikasi.
Baca Juga: Anggaran Kurang Rp7 Miliar, Nasib Gaji PPPK Paruh Waktu Lombok Tengah Terancam
Penggunaan PIN, OTP, serta sistem keamanan berlapis menjadi jaminan bagi nasabah dalam bertransaksi secara digital.
Pakar perbankan menilai, peningkatan keamanan transaksi menjadi faktor penting dalam mendorong masyarakat beralih ke pembayaran non-tunai, termasuk untuk kebutuhan wajib seperti BPJS Kesehatan.
Siapa Saja yang Bisa Menikmati Promo?
Pada umumnya, program cashback pembayaran BPJS melalui BRI ditujukan bagi nasabah aktif BRI, baik pengguna tabungan Simpedes, BritAma, maupun pengguna aplikasi BRImo.
Namun, ketentuan detail seperti jumlah transaksi minimum dan periode promo bisa berbeda-beda.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Tunjangan, Bupati Lobar Buka Opsi Naikkan Gaji
Masyarakat disarankan untuk memantau informasi resmi dari BRI agar tidak ketinggalan promo dan memastikan transaksi sesuai dengan syarat yang ditetapkan.
Pembayaran BPJS Kesehatan melalui Bank BRI pada 2026 menjadi solusi yang lebih praktis, aman, dan berpotensi hemat.
Dengan dukungan layanan digital dan program cashback hingga 10 persen, masyarakat dapat memenuhi kewajiban iuran BPJS sekaligus menikmati keuntungan tambahan.
Transformasi ini diharapkan mendorong inklusi keuangan dan kemudahan akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.***




