POJOKSATU.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, melakukan langkah strategis dalam memantapkan program pendidikan nasional melalui Koordinasi Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Tahun 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Bekasi, Jawa Barat, pada akhir Januari ini melibatkan ratusan kepala sekolah dari berbagai wilayah.

Fokus utamanya adalah memastikan bahwa operasional sekolah di tahun ini berjalan dengan rencana yang matang serta menjunjung tinggi asas akuntabilitas dan transparansi.

Baca Juga: Penyaluran Dana PIP BRI, BNI, dan BSI sebagai Mitra Perbankan Siswa!

Sinergi dan Integritas sebagai Pilar Utama

Langkah konsolidasi ini bertujuan untuk menyelaraskan visi antara kepala sekolah, unit pengawasan, perencana, hingga koordinator wilayah.

Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah pembentukan integritas personal yang kuat bagi seluruh tenaga kependidikan.

Integritas tersebut diharapkan bukan sekadar kepatuhan formal, melainkan nilai yang tertanam dalam hati dan diperkuat melalui sistem aturan serta pemanfaatan teknologi.

Baca Juga: Perpanjangan Aktivasi PIP 2025, Cara Cek dan Aktivasi Rekening PIP 2025!

Secara praktis, komitmen moral ini harus dimulai dari hal sederhana, seperti kedisiplinan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Pemerintah berupaya mengubah persepsi publik agar Sekolah Rakyat tidak lagi dipandang sebagai institusi bagi kalangan kurang mampu semata.

Fokus utama kini beralih pada kualitas lulusan.

Sekolah diharapkan mampu mencetak individu yang memiliki daya saing tinggi, karakter kuat, dan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau langsung terserap di dunia kerja.***