POJOKSATU.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) resmi membuka pendaftaran program beasiswa ke Maroko untuk tahun akademik 2026–2027.
Program ini merupakan kerja sama rutin antara PBNU dengan Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Islam Kerajaan Maroko.
Ketua RMI PBNU, KH Hodri Ariev, menegaskan bahwa beasiswa ini ditujukan untuk menyiapkan kader santri yang mampu berkiprah di level internasional tanpa meninggalkan tradisi keilmuan pesantren.
Baca Juga: Link Naskah Ikrar Pelajar dan Lirik Lagu Rukun Sama Teman, Lengkap untuk Upacara Bendera Sekolah
Ia memastikan seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan adil.
“Proses seleksi murni tidak ada titipan. Semua santri yang memenuhi syarat berhak mengikuti,” ujar Hodri Ariev seperti dilansir di nur.or.id, Jumat (23/1/2026).
Ia juga mengingatkan agar para peserta tetap menjaga adab santri dengan berkhidmat kepada ulama dan setia pada kitab-kitab turats selama menempuh pendidikan di luar negeri.
Ketentuan Khusus dan Fasilitas Beasiswa
Penanggung jawab Program Beasiswa PBNU–Maroko 2026, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa terdapat ketentuan khusus pada pendaftaran tahun ini yang perlu diperhatikan calon pelamar.
1. Kategori pendaftar
Beasiswa hanya diperuntukkan bagi santri yang telah lulus sekolah atau sedang berada pada masa gap year. Ketentuan ini diberlakukan karena seluruh berkas pendaftaran harus masuk ke pihak Maroko pada bulan Maret.
2. Proses pendaftaran gratis
Seluruh tahapan pendaftaran tidak dipungut biaya apa pun. PBNU menegaskan tidak ada pungutan selama proses seleksi berlangsung.
Baca Juga: BGN Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan Selama Ramadan
3. Fasilitas beasiswa penuh
Santri yang dinyatakan lolos akan mendapatkan:
- Biaya kuliah selama masa studi.
- Fasilitas tempat tinggal.
- Uang makan.
- Uang saku bulanan.
Fasilitas tersebut diberikan untuk memastikan mahasiswa dapat fokus belajar tanpa terbebani kebutuhan finansial.
Daftar Universitas Tujuan di Maroko
Pada program beasiswa tahun akademik 2026–2027, terdapat enam institusi pendidikan di Maroko yang menjadi tujuan studi santri NU.
Kampus-kampus tersebut tersebar di berbagai kota, antara lain:
Baca Juga: SPMB 2026 Diatur Lewat SE, Pemda Wajib Pastikan Semua Calon Siswa Tertampung
1. Universitas Fatimah al-Fihriyah di Fes.
2. Universitas Al-Qadi al-Faqih Abdalla ben Said Al-Oujdi di Oujda.
3. Universitas Imam Nafi di Tangier.
4. Universitas Daarul Qur’an Imam Malik di Tetouan.
5. Institut Al Hasan Al Yusiy di Sefrou.
6. Universitas Al Faqih Ar Rohwuni di Kenitra.
Baca Juga: Mimpi Bertemu Laura Anna, Cerita Terakhir Selebgram Lula Lahfah sebelum Meninggal Dunia
Seluruh institusi tersebut dikenal sebagai pusat studi keislaman yang kuat dengan tradisi akademik yang telah berlangsung ratusan tahun.
Jadwal dan Tahapan Seleksi
Pendaftaran beasiswa PBNU–Maroko 2026–2027 dilakukan secara daring melalui laman resmi beasiswa.nu.or.id dengan tahapan sebagai berikut:
1. Pendaftaran online
Dibuka mulai 23 Januari hingga 30 Januari 2026.
Baca Juga: Unsoed dari Banyumas untuk Dunia: Jejak Panjang Kampus Kerakyatan Berbasis Kearifan Lokal
2. Seleksi administrasi
Berkas pendaftar akan diverifikasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
3. Tahap wawancara
Peserta yang lolos administrasi akan mengikuti wawancara pada 11 Februari 2026.
4. Pengumuman kelulusan wawancara
Dijadwalkan pada 20 Februari 2026.
5. Program inkubasi dan ujian Muqobalah
Peserta yang dinyatakan lulus wajib mengikuti program inkubasi sebelum menjalani ujian Muqobalah yang diselenggarakan oleh Wizarotul Awqaf Maroko.
Baca Juga: ITS Buka Pendaftaran Kelas Internasional IUP 2026, Simak Syarat, Cara Daftar, dan Keunggulannya
Persyaratan dan Dokumen Pendaftaran
Calon pelamar wajib memenuhi persyaratan umum dan administrasi berikut:
1. Batas usia
Berusia antara 18 hingga 25 tahun per 1 Maret 2026.
2. Persyaratan akademik
Memiliki ijazah Diniyah Ulya, Muadalah, atau MA Keagamaan dengan usia ijazah maksimal tiga tahun.
3. Hafalan Al-Qur’an
Wajib memiliki Syahadah hafalan Al-Qur’an 30 Juz sebagai syarat utama pendaftaran.
Baca Juga: UMKM Bangkit Resmi Hadir di Marketplace, Diskon hingga 50 Persen untuk Dukung Korban Bencana Sumatra
4. Jalur pendaftaran pesantren
Pendaftaran dilakukan melalui pondok pesantren dengan melampirkan:
- Surat rekomendasi dari pengasuh pesantren.
- Surat rekomendasi dari PCNU atau RMI tingkat kota asal pesantren.
5. Dokumen administrasi
Dokumen yang harus disiapkan meliputi:
- Formulir pendaftaran.
- Pas foto berwarna ukuran 4×6.
- Surat pernyataan kesediaan mengabdi kepada Nahdlatul Ulama setelah menyelesaikan studi.
Program beasiswa ini kembali membuka peluang besar bagi santri NU untuk menimba ilmu di pusat peradaban Islam dunia.
Dengan fasilitas penuh dan seleksi yang transparan, PBNU berharap lahir generasi santri global yang tetap kokoh memegang nilai-nilai pesantren. ***




