POJOKSATU.id - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) resmi me-launching Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter sebagai langkah strategis dalam memperkuat kontribusi Muhammadiyah di bidang kesehatan dan pendidikan tinggi.

Peresmian program studi baru ini digelar di Auditorium Kampus I UNIMMA pada Kamis (8/1/2026). 

Kehadiran pendidikan kedokteran menjadi penanda penting bagi perjalanan institusi dalam menjawab kebutuhan sumber daya manusia di sektor kesehatan.

Baca Juga: Jangan Asal Klik! Cara Siswa Merauke Bedakan Kajian Ilmu dan Doktrinasi Berbahaya

Rektor UNIMMA, Lilik Andriyani, menyampaikan bahwa dibukanya Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter merupakan tonggak sejarah yang tidak hanya penting bagi kampus, tetapi juga bagi persyarikatan Muhammadiyah.

“Kehadiran fakultas baru ini adalah wujud dakwah amar ma’ruf nahi munkar di Muhammadiyah khususnya di bidang kesehatan,” tutur Lilik dalam sambutannya.

Ia menambahkan, fakultas kedokteran ini diharapkan mampu menumbuhkan UNIMMA sebagai pusat keunggulan pendidikan kesehatan, sekaligus melahirkan dokter-dokter yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan berjiwa sosial.

Baca Juga: Viral Drama Zulhas Lagi, Kini Sebut Pohon Bukan Penentu Kemajuan Negara, Netizen Auto Panas Kaitkan dengan Banjir Sumatera

“Kami berharap fakultas kedokteran ini dapat tumbuh menjadi pusat yang unggul untuk kebermanfaatan bangsa dan negara,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Aisyah Endah Palupi. 

Ia mengakui proses pendirian program studi kedokteran bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan komitmen kuat dari perguruan tinggi.

Baca Juga: Beasiswa Penuh Polri: Akses Pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara

“Saya mengapresiasi UNIMMA yang telah menghasilkan prodi kedokteran,” ucap Aisyah.

Menurutnya, perjuangan panjang tersebut diharapkan mampu berbuah pada lahirnya para dokter yang memiliki kompetensi profesional, integritas, serta kepedulian sosial yang tinggi.

“Ini adalah perjuangan yang tidak mudah dan diharapkan mampu menghadirkan para dokter yang unggul dan memiliki kompetensi serta jiwa sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat,” tandasnya. ***