POJOKSATU.id - Sejumlah guru lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) masih mendapati Nomor Registrasi Guru (NRG) belum terbit di Info GTK meski telah dinyatakan lulus.
Salah satu penyebab yang paling sering terjadi adalah sinkronisasi data yang belum tuntas, kondisi yang kemudian berdampak langsung pada jadwal pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) 2026.
Sinkronisasi data merupakan tahapan penting dalam sistem administrasi Kemendikdasmen.
Baca Juga: Full Senyum! PPPK Paruh Waktu Bengkalis Dijemput Bus Gratis Saat Tiba di Pelabuhan
Data guru tidak hanya bersumber dari satu sistem, melainkan harus selaras antara Dapodik, LPTK penyelenggara PPG, Pusdatin, hingga akhirnya terbaca di Info GTK.
Jika salah satu tahapan belum sinkron, maka NRG otomatis tertahan.
Kenapa Sinkronisasi Data Bisa Terhambat?
Perlu dipahami, kelulusan PPG dilakukan dalam beberapa tahap dan angkatan.
Baca Juga: Full Senyum! PPPK Paruh Waktu Bengkalis Dijemput Bus Gratis Saat Tiba di Pelabuhan
Guru yang lulus lebih awal umumnya diproses lebih dulu, sementara lulusan tahap akhir harus menunggu antrian sinkronisasi.
Perbedaan waktu unggah data dari LPTK ke Pusdatin juga membuat proses penerbitan NRG tidak bisa seragam.
Selain itu, masih ditemui kendala teknis seperti:
1. Data PPG belum sepenuhnya masuk ke Pusdatin
2. Status sinkronisasi belum diperbarui di Info GTK
3. Penyesuaian sistem pasca perubahan domain ke Kemendikdasmen
Kondisi ini sering disalahartikan guru sebagai kesalahan pribadi, padahal sifatnya administratif dan sistemik.
Dampak Langsung ke Jadwal TPG 2026
NRG memiliki peran krusial dalam pencairan TPG. Tanpa NRG yang terbit dan aktif di Info GTK, sistem tidak akan memproses pembayaran tunjangan profesi, meskipun guru telah memiliki sertifikat pendidik.
Baca Juga: Belum Terakomodasi, Guru Honorer Lobar Desak PPPK Paruh Waktu Tahap II
Namun penting digarisbawahi, NRG yang terlambat terbit tidak otomatis menggugurkan hak TPG.
Selama NRG muncul dalam periode berjalan dan data dinyatakan valid, TPG tetap akan dicairkan sesuai mekanisme yang berlaku, meski waktunya bisa mundur.
Inilah yang menyebabkan sebagian guru mengalami perbedaan jadwal pencairan, meskipun berada dalam angkatan PPG yang sama.
Saran Menyikapi NRG yang Masih Tertahan
Agar tidak panik dan salah langkah, guru disarankan melakukan beberapa hal berikut:
1. Memastikan data Dapodik selalu sinkron dan valid
2. Mengecek status NUPTK aktif dan tidak bermasalah
3. Rutin memantau Info GTK versi terbaru Kemendikdasmen
4. Berkoordinasi dengan operator sekolah, bukan mengubah data secara mandiri
Selama tidak ada notifikasi kesalahan data, guru disarankan menunggu proses sinkronisasi berjalan.
NRG yang terhambat karena sinkronisasi data merupakan kondisi yang umum terjadi, terutama pada masa transisi dan penyesuaian sistem tahun 2026.
Dampaknya memang bisa memengaruhi jadwal TPG, namun bukan berarti hak guru hilang.
Kunci utamanya adalah data bersih, sabar menunggu, dan tidak terpancing informasi yang belum pasti.***




