POJOKSATU.id — Siswa kelas 12 SMA/SMK sederajat yang berencana melanjutkan studi ke perguruan tinggi perlu membekali diri dengan informasi seputar pilihan jurusan di kampus tujuan.
Pemahaman ini menjadi langkah awal yang penting agar strategi pemilihan jurusan pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dapat disusun secara lebih terukur, matang, dan realistis sesuai kemampuan akademik masing-masing.
Bagi calon mahasiswa yang menargetkan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, terdapat perbedaan cukup mencolok dalam tingkat peminat antarprogram studi.
Sejumlah jurusan tercatat sebagai jurusan favorit karena diminati lebih dari 1.000 pendaftar, sementara beberapa jurusan lainnya justru tergolong sepi peminat dengan jumlah pendaftar di bawah 150 orang.
Klasifikasi jurusan favorit dan sepi peminat ini mengacu pada data jumlah pendaftar SNBP 2024.
Meski berasal dari seleksi tahun sebelumnya, data tersebut tetap relevan untuk dijadikan gambaran awal dan bahan pertimbangan bagi siswa yang akan mengikuti SNBP 2026.
Bagi siswa yang mengincar jurusan favorit, persiapan akademik perlu dilakukan secara maksimal.
Nilai rapor yang stabil dan tinggi, ditambah prestasi akademik maupun nonakademik, menjadi modal penting untuk meningkatkan peluang diterima.
Sementara itu, jurusan yang sepi peminat memang menawarkan persaingan yang relatif lebih longgar, tetapi bukan berarti bisa diabaikan.
Seleksi SNBP tetap bersifat nasional sehingga peserta tetap harus bersaing dengan siswa eligible dari berbagai SMA di seluruh Indonesia.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman SNPMB pada Kamis (1/1/2026), terdapat tujuh jurusan di Unsoed yang masuk kategori favorit pada SNBP 2024.
Baca Juga: Kriti by Lusy Dorong Wastra Nusantara Tembus Pasar Global Lewat Sentuhan Modern dan Dukungan BRI
Jurusan Pendidikan Dokter diminati 1.014 pendaftar dengan daya tampung 53 kursi.
Kesehatan Masyarakat memiliki 1.041 peminat dengan daya tampung 66 kursi.
Keperawatan menjadi salah satu jurusan paling diminati dengan 1.364 pendaftar dan daya tampung 60 kursi.
Farmasi mencatat 1.276 peminat dengan kuota 66 mahasiswa.
Administrasi Publik diminati 1.049 pendaftar dengan daya tampung 66 kursi.
Jurusan Manajemen tercatat memiliki peminat terbanyak, yakni 1.431 orang, tetapi hanya menyediakan 42 kursi.
Sementara itu, Ilmu Komunikasi diminati 1.221 pendaftar dengan daya tampung 66 mahasiswa.
Di sisi lain, terdapat sejumlah jurusan di Unsoed yang tergolong sepi peminat.
Program studi S1 Fisika hanya diminati 126 pendaftar dengan daya tampung 88 kursi.
S1 Mikrobiologi memiliki 104 peminat dengan kuota 32 kursi.
S1 Pendidikan Bahasa Jepang diminati 92 pendaftar dengan daya tampung 36 mahasiswa.
S1 Proteksi Tanaman mencatat 41 peminat dengan kuota 28 kursi, sedangkan S1 Biologi Terapan diminati 42 pendaftar dengan daya tampung 32 mahasiswa.
Pada jenjang diploma, D3 Bahasa Mandarin tercatat hanya diminati 31 pendaftar dengan daya tampung 56 kursi.
D3 Budidaya Ikan memiliki 19 peminat dengan kuota 48 mahasiswa.
D3 Agribisnis diminati 68 pendaftar dengan daya tampung 48 kursi.
Baca Juga: Dosen Unair Kembangkan Inovasi Biomaterial Penyembuh Luka dan Tulang Berbasis Membran Amnion
D3 Perencanaan Sumber Daya Lahan mencatat 29 peminat dengan kuota 36 mahasiswa.
D3 Bahasa Inggris diminati 78 pendaftar dengan daya tampung 56 kursi.
D3 Bisnis Internasional memiliki 102 peminat dengan daya tampung 36 mahasiswa.
Sementara itu, D3 Budidaya Ternak diminati 54 pendaftar dengan kuota cukup besar, yakni 92 kursi.
Keseluruhan data ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi calon mahasiswa dalam menyusun strategi pemilihan jurusan yang selaras dengan minat, kemampuan akademik, serta peluang kelulusan pada SNBP 2026.***




