POJOKSATU.id - Program Studi Psikologi Universitas Jambi menorehkan capaian prestisius di tingkat nasional.
Berdasarkan pemeringkatan EduRank 2025, Psikologi Universitas Jambi berhasil menembus 20 besar jurusan psikologi terbaik di Indonesia sekaligus meraih peringkat ke-3 terbaik di Pulau Sumatera.
Capaian ini menjadi penanda penting atas konsistensi mutu akademik yang terus dijaga.
Tak hanya soal angka peringkat, pengakuan ini mencerminkan kerja panjang sivitas akademika dalam mengembangkan kualitas pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Psikologi Universitas Jambi menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai lini.
Peningkatan produktivitas riset dosen dan mahasiswa, penguatan kurikulum yang adaptif, hingga perluasan jejaring kerja sama nasional dan internasional menjadi fondasi utama capaian tersebut.
EduRank sendiri dikenal sebagai lembaga pemeringkat global yang menilai perguruan tinggi dan program studi berdasarkan kinerja riset, dampak publikasi ilmiah, reputasi akademik, serta kontribusi keilmuan di tingkat nasional dan internasional.
Masuknya Psikologi Universitas Jambi dalam jajaran elit nasional menegaskan bahwa dedikasi dan karya sivitas akademika mendapat pengakuan luas.
Ketua Jurusan Psikologi Universitas Jambi, Dessy Pramudiani, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut.
Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, serta dukungan pimpinan universitas.
Ia menegaskan bahwa capaian ini bukan semata tentang peringkat, melainkan tentang kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan psikologi di Universitas Jambi.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi hadiah penutup tahun 2025 yang sangat bermakna bagi kami. Ini adalah hasil dari proses panjang, komitmen bersama, dan semangat untuk terus belajar serta berbenah," ungkapnya.
"Kami ingin memastikan bahwa lulusan Psikologi Universitas Jambi tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, integritas, dan profesionalisme sebagai calon psikolog maupun praktisi di berbagai bidang,” ujarnya.
Baca Juga: Sistem Info GTK Berubah, Guru Sertifikasi Wajib Tahu Cara Akses Terbaru, Kunci Prarealisasi TPG THR
Dessy menambahkan, capaian tersebut justru menjadi pemantik semangat untuk terus meningkatkan kualitas.
Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks, terutama terkait isu kesehatan mental, kesejahteraan psikologis, dan pembangunan sumber daya manusia.
Pandangan serupa disampaikan oleh Nurul Hafizah, M.Psi., Psikolog, dosen Psikologi Universitas Jambi.
Ia menilai pencapaian ini sebagai refleksi dari iklim akademik yang sehat dan suportif. Mahasiswa, kata dia, kini semakin aktif terlibat dalam riset, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai kegiatan pengembangan diri yang relevan dengan tantangan zaman.
“Peringkat ini menunjukkan bahwa apa yang kami kerjakan di ruang kelas, laboratorium, dan masyarakat memiliki makna dan dampak," timpalnya.
Dia menekankan, Universitas Jambi akan berusaha menghadirkan pembelajaran psikologi yang kontekstual, membumi, dan tetap berlandaskan pada standar keilmuan.
"Harapannya, mahasiswa tidak hanya menjadi pencari gelar, tetapi juga agen perubahan,” ungkap Nurul.
Menutup 2025 dan mengawali tahun 2026, capaian Psikologi Universitas Jambi menjadi momentum refleksi sekaligus optimisme. ***




