POJOKSATU.ID - Siapa sangka limbah cangkang telur yang kerap berakhir di tempat sampah bisa diolah menjadi biomaterial ramah lingkungan bernilai tinggi.
Inovasi inilah yang mengantarkan tim mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) meraih Juara 2 ISOLA Business Plan Competition 2025.
ISOLA Business Plan Competition 2025 adalah ajang bergengsi yang diselenggarakan HIPMI PT Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Tim bernama EggCrate dari Program Studi Teknik Pangan ITB ini digawangi oleh Muhammad Raffi Aditya Pradipta, Nabila Farah Faradina, dan Ahza Asadel Hananda Putra.
Mereka menghadirkan solusi inovatif berupa biomaterial berkelanjutan berbasis limbah cangkang telur, yang memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan.
Inovasi EggCrate lahir dari keprihatinan terhadap tingginya limbah cangkang telur di Indonesia yang mencapai lebih dari 550 ribu ton per tahun.
Baca Juga: Tak Perlu Mutasi Jauh, PPPK BGN 2025 Prioritaskan Penempatan Sesuai Domisili di KTP
Limbah ini sebagian besar masih berakhir di TPA tanpa pengolahan, sehingga berpotensi menimbulkan persoalan sanitasi dan pencemaran lingkungan.
Melihat potensi tersebut, tim EggCrate memanfaatkan kandungan kalsium karbonat (CaCO₃) dalam cangkang telur yang mencapai 94–97 persen.
Dengan pendekatan sains material, limbah cangkang telur diolah menjadi biokomposit melalui campuran serbuk mikro dan bioresin alami berbahan tapioka serta gliserol.
“Kami mencoba membuat prototipe biokomposit dari limbah cangkang telur. Kami berhasil membuat sendok makan dan beberapa produk hias DIY yang kuat,” ujar Raffi, Senin, 22 Desember 2025***




